Lestarikan Kesenian Tradisional, GMP Gelar Pawai Bebegig Sukamantri
Minggu, 05 Maret 2023 - 22:45 WIB
Bebegig terbuat dari bahan-bahan di antaranya rambut dari pohon Waregu dan Kadaka, bunga pohon rotan.
Kemudian Topeng dari kayu Albasiah, lalu pakaian dari injuk pohon kawung. Selanjutnya dilengkapi lonceng dari kayu pohon nangka, ditambah kerincing logam kuningan.
Ada ribuan karakter topeng dalam kesenian Bebegig. Kesenian Bebegig biasanya ditampilkan pada saat memperingati Agustusan atau panggilan dari perorangan maupun kelompok.
Dalam pawai Bebegig itu ada juga musik pengiring yang dimainkan dengan alat angklung hingga dog-dog, serta penyanyi. Dalam rangkaian pawai juga dilantunkan lagu tentang Ganjar Pranowo.
Lagu itu merupakan salah satu cara mensosialisasikan Ganjar Pranowo. Hal itu sesuai dengan visi-misi GMP untuk Menjabarkan Ganjar, dan Meng-Ganjarkan Jawa Barat. "Sebagai cara GMP mensosialisasikan Pak Ganjar dengan asyik dan menyenangkan," tandasnya.
Kemudian Topeng dari kayu Albasiah, lalu pakaian dari injuk pohon kawung. Selanjutnya dilengkapi lonceng dari kayu pohon nangka, ditambah kerincing logam kuningan.
Ada ribuan karakter topeng dalam kesenian Bebegig. Kesenian Bebegig biasanya ditampilkan pada saat memperingati Agustusan atau panggilan dari perorangan maupun kelompok.
Dalam pawai Bebegig itu ada juga musik pengiring yang dimainkan dengan alat angklung hingga dog-dog, serta penyanyi. Dalam rangkaian pawai juga dilantunkan lagu tentang Ganjar Pranowo.
Lagu itu merupakan salah satu cara mensosialisasikan Ganjar Pranowo. Hal itu sesuai dengan visi-misi GMP untuk Menjabarkan Ganjar, dan Meng-Ganjarkan Jawa Barat. "Sebagai cara GMP mensosialisasikan Pak Ganjar dengan asyik dan menyenangkan," tandasnya.
(poe)
Lihat Juga :