SD Islam An Nahlu Kisaran Fokus Tingkatkan Intelektualitas Melalui Tahfidz Alquran

Kamis, 16 Juli 2020 - 22:00 WIB
Awalnya guru akan membacakan ayat-ayat dengan irama terpola sesuai dengan lafalan yang baik dan benar--berdasarkan hukum tajwid. Termasuk menjelaskan arti, asbabun nuzul dan kisah singkat yang berkaitan dengan ayat-ayat yang akan dihafal.

Kemudian, ayat tersebut dihafal oleh para murid, untuk selanjutnya diperdengarkan (disetor) kepada guru. Yang jumlah ayatnya, sesuai dengan kemampuan masing-masing murid. "Jadi, setiap hari, murid harus menyetorkan hafalan. Paling sedikit, 5 ayat. Boleh lebih. Begitu terus-menerus setiap hari. Sampai hafal," kata Ali.

Sedangkan untuk kelas I sampai kelas III, lanjutnya, peserta didik diajarkan pendidikan dasar Alquran--Juz Amma. Yang dilaksanakan dengan metode Iqra. Yakni pembelajaran yang disajikan dengan cara baca (suku) kata. Kemudian kata yang lebih panjang hingga kalimat pendek. Lalu kata-kata dalam surat pendek. Semua disajikan dengan cara sederhana dan mudah dimengerti.

"Pembelajaran Tahfidz Alquran dilaksanakan selama 2 jam--pada jam pelajaran pertama. Dari jam 07.30 hingga 09.30. Setelah itu, dilanjutkan dengan mata pelajaran umum," katanya.

Selain itu, kata dia, sekolah juga memberikan pendidikan ekstrakurikuler. Di antaranya, panahan, tari, renang dan melukis. Yang diselenggarakan setiap Sabtu. "Target kita, setiap lulusan SD An Nahlu hafal 3 juz Alquran. Jadi, pelajaran agamanya dapat, umumnya juga dapat," kata Ali.

Pada masa pandemi Covid-19 ini, pembelajaran dilaksanakan dengan media online (daring). Setiap guru diwajibkan membuat video sesuai dengan bidang studinya masing-masing. Minimal satu video dalam seminggu di bagikan (share) melalui aplikasi Whatsapp di luar memberikan tugas-tugas dan latihan kepada murid.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!