Mengenal Asal Usul dan Sejarah Nama Purwokerto

Selasa, 28 Februari 2023 - 15:57 WIB
Pada tahun 1830 Purwokerto lebih kecil dibandingkan dengan Sokaraja, Ajibarang dan Banyumas. Bahkan di tahun 1831 saat pemerintah Hindia Belanda menerapkan sistem pemerintahan dengan membagi daerah, kota ini hanya dijadikan ibukota distrik di bawah Kabupaten Ajibarang.

Namun status menjadi kota kecil pun berubah ketika Kabupaten Ajibarang telah terkena musibah angin puting beliung selama 40 hari 40 malam. Sehingga mengakibatkan beberapa sistem pemerintahan Hindia Belanda terganggu.

Baca juga : Mengenal Asal usul dan Sejarah Nama Ponorogo Kota Reog yang Melegenda

Atas persetujuan dari Residen Banyumas, Pusat kota Kabupaten Ajibarang kemudian di pindah ke desa Paguwan (Paguhan) yaitu desa yang berada di sebelah barat ibukota distrik Purwokerto oleh Raden Tumenggung Martadireja II dan Asisten Residen Varkevisser.

Memasuki abad ke-20, sebagian besar kota yang ada di pulau jawa tengah mengalami lonjakan penduduk, termasuk Purwokerto. Hampir di setiap kota terjadi pertambahan penduduk sekitar 10 hingga 20 kali lipat.

Diketahui lonjakan tersebut akibat dari kota-kota yang pada umumnya mengalami masalah tentang tata ruang. Pemerintah kolonial Belanda pun kala itu mulai sibuk untuk mencari model yang cocok bagi kota-kota jawa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!