Harga Gabah di Tingkat Petani Capai Rp6.000 Per Kilogram, Begini Penjelasan Bulog
Kamis, 23 Februari 2023 - 13:55 WIB
Lanjut Pramono, sejumlah daerah di Sumsel yang memasuki masa panen yakni di Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu (OKI) Timur dan Kabupaten Banyuasin.
"Saat ini panen sedang berlangsung di beberapa Kabupaten sentra produksi antara lain di Banyuasin, OKI dan OKU Timur. Dari beberapa lokasi sentra produksi yang sudah panen adanya menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya," katanya. Baca juga: BPS: Harga Gabah Kering Petani Naik 16,06% di November 2022
Meski begitu, pihaknya meyakini pada Maret mendatang produksi beras di Sumsel akan meningkat drastis. Jika pada bulan Februari diperkirakan panen sebanyak 65 ribu hingga 70 ribu hektar, pada bulan Maret diperkirakan mencapai 90.000 hektar.
"Pada 2023 ini kami menargetkan produksi beras di Sumsel bisa mencapai 1,7 juta ton, atau meningkat dari capaian tahun 2022 yakni 1,58 juta ton," jelasnya.
"Saat ini panen sedang berlangsung di beberapa Kabupaten sentra produksi antara lain di Banyuasin, OKI dan OKU Timur. Dari beberapa lokasi sentra produksi yang sudah panen adanya menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya," katanya. Baca juga: BPS: Harga Gabah Kering Petani Naik 16,06% di November 2022
Meski begitu, pihaknya meyakini pada Maret mendatang produksi beras di Sumsel akan meningkat drastis. Jika pada bulan Februari diperkirakan panen sebanyak 65 ribu hingga 70 ribu hektar, pada bulan Maret diperkirakan mencapai 90.000 hektar.
"Pada 2023 ini kami menargetkan produksi beras di Sumsel bisa mencapai 1,7 juta ton, atau meningkat dari capaian tahun 2022 yakni 1,58 juta ton," jelasnya.
(don)
Lihat Juga :