Dinarasikan Pesta LGBT di Kafe Bogor Bikin Heboh, Begini Faktanya
Kamis, 16 Februari 2023 - 20:13 WIB
Beredar video singkat di media sosial yang dinarasikan sebagai pesta LBGT dalam sebuah kafe di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Foto: Ist
BOGOR - Beredar video singkat di media sosial yang dinarasikan sebagai pesta lesbian, gay, biseksual, dan transgender ( LBGT ) dalam sebuah kafe di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor . Video yang beredar tersebut dipastikan tidak benar.
Video berdurasi hanya 28 detik itu memperlihatkan suasana keramaian dalam sebuah tempat yang disamarkan. Tampak dua laki-laki diborgol tangannya sambil terdengar suara menggoda di sekitarnya. Baca juga: Pesta Komunitas LGBT di Puncak Bogor Digagalkan, Ini Alasannya
"Tanya belom punya cowok enggak," terdengar suara wanita menggoda kedua pria tersebut dalam video dikutip MNC Portal, Kamis (16/2/2023).
Camat Tanah Sareal Sahib yang mendapatkan informasi itu langsung mendatangi lokasi kafe dalam video. Setelah datangi, bahwa acara dalam video itu bersifat umum dan tidak ada perayaan LGBT seperti dinarasikan dalam video beredar di media sosial.
"Tidak benar. Jadi tidak ada pesta gay atau LGBT. Kalau tadi disampaikan ini kan mereka tidak bisa kontrol tamu yang datang, bukan dikhususkan itu (LGBT)," kata Sahib kepada wartawan.
Video berdurasi hanya 28 detik itu memperlihatkan suasana keramaian dalam sebuah tempat yang disamarkan. Tampak dua laki-laki diborgol tangannya sambil terdengar suara menggoda di sekitarnya. Baca juga: Pesta Komunitas LGBT di Puncak Bogor Digagalkan, Ini Alasannya
"Tanya belom punya cowok enggak," terdengar suara wanita menggoda kedua pria tersebut dalam video dikutip MNC Portal, Kamis (16/2/2023).
Camat Tanah Sareal Sahib yang mendapatkan informasi itu langsung mendatangi lokasi kafe dalam video. Setelah datangi, bahwa acara dalam video itu bersifat umum dan tidak ada perayaan LGBT seperti dinarasikan dalam video beredar di media sosial.
"Tidak benar. Jadi tidak ada pesta gay atau LGBT. Kalau tadi disampaikan ini kan mereka tidak bisa kontrol tamu yang datang, bukan dikhususkan itu (LGBT)," kata Sahib kepada wartawan.