Wagub Ariza Panen Padi di Cakung, Wujudkan Ketahanan Pangan di Jakarta
Rabu, 15 Juli 2020 - 22:15 WIB
Sekadar informasi, berdasarkan informasi dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan Provinsi DKI Jakarta, saat ini di ibu kota masih terdapat 414 Ha lahan sawah yang sebagian besar dikelola oleh warga yang tergabung ke dalam 15 kelompok tani.
Lahan sawah tersebut tersebar di beberapa wilayah, seperti Jakarta Barat 45 Ha (Kecamatan Kalideres dan Kembangan), Jakarta Utara 341 Ha (Kecamatan Cilincing), dan Jakarta Timur 28 Ha (Kecamatan Cakung). (Baca juga; Berkas Kasus Pencabulan di Gereja Diserahkan ke Kejari Depok )
Adapun dari 28 Ha lahan sawah di Kecamatan Cakung tersebut, 8 Ha di antaranya dikelola oleh UPT Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian. Ini merupakan aset Pemprov DKI Jakarta dan telah ditetapkan sebagai Sawah Abadi yang tidak akan berubah peruntukan maupun fungsinya.
Sejauh ini, sawah abadi tersebut berfungsi untuk menghasilkan benih padi sekitar 47 Ton per tahun. Sebagian hasil panen dibagikan ke petani Jakarta serta sebagian lainnya dipasarkan di DKI Jakarta dan sekitarnya.
“Kita tahu bahwa Jakarta sebagai ibu kota menjadi pusat perhatian dan setiap tahun semakin banyak warga di luar Jakarta yang melakukan urbanisasi atau datang ke Jakarta dengan berbagai kepentingan. Itu menyebabkan, Jakarta semakin padat, lahan-lahan semakin dibutuhkan untuk kepentingan warga Jakarta,” jelas Wagub Ariza.
Lahan sawah tersebut tersebar di beberapa wilayah, seperti Jakarta Barat 45 Ha (Kecamatan Kalideres dan Kembangan), Jakarta Utara 341 Ha (Kecamatan Cilincing), dan Jakarta Timur 28 Ha (Kecamatan Cakung). (Baca juga; Berkas Kasus Pencabulan di Gereja Diserahkan ke Kejari Depok )
Adapun dari 28 Ha lahan sawah di Kecamatan Cakung tersebut, 8 Ha di antaranya dikelola oleh UPT Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian. Ini merupakan aset Pemprov DKI Jakarta dan telah ditetapkan sebagai Sawah Abadi yang tidak akan berubah peruntukan maupun fungsinya.
Sejauh ini, sawah abadi tersebut berfungsi untuk menghasilkan benih padi sekitar 47 Ton per tahun. Sebagian hasil panen dibagikan ke petani Jakarta serta sebagian lainnya dipasarkan di DKI Jakarta dan sekitarnya.
“Kita tahu bahwa Jakarta sebagai ibu kota menjadi pusat perhatian dan setiap tahun semakin banyak warga di luar Jakarta yang melakukan urbanisasi atau datang ke Jakarta dengan berbagai kepentingan. Itu menyebabkan, Jakarta semakin padat, lahan-lahan semakin dibutuhkan untuk kepentingan warga Jakarta,” jelas Wagub Ariza.
Lihat Juga :