Profil Samanhudi Anwar, KDRT Istri hingga Otaki Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar
Jum'at, 27 Januari 2023 - 21:04 WIB
Peristiwa yang menghebohkan itu berlokasi di tempat futsal, yakni lokasi di mana pada Jumat ini (27/1/2023) Tim Polda Jatim menangkap Samanhudi atas dugaan dalang perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar 12 Desember 2022.
Baca juga: Samanhudi Tak Sadar Diintai Anggota Jatanras Polda Jatim Sejak Pukul 03.00 WIB
Yang membuat peristiwa KDRT menyita perhatian publik lantaran Echa merupakan mantan sinden di acara televisi nasional. Sedangkan Samanhudi Anwar adalah seorang kepala daerah. Atas pertimbangan itu kasus dugaan KDRT itu ditangani langsung oleh Polda Jatim
Dua tahun sebelumnya atau tahun 2016, mantan istri Samanhudi Anwar yang bernama Yuli membuat testimoni di media sosial terkait perlakuan Samanhudi kepada dirinya. Testimoni berupa rekaman video di platform facebook itu juga membuat heboh publik, khususnya masyarakat Blitar.
2. Terjaring OTT KPK
Pada bulan Juni tahun 2018, Wali Kota Blitar Muh Samanhudi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK atas dugaan kasus suap (gratifikasi) proyek pembangunan sekolah.
Penangkapan Samanhudi Anwar bersamaan dengan penangkapan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo. Samanhudi sempat melarikan diri, namun akhirnya menyerahkan diri di gedung KPK Kuningan Jakarta.
Pada tahun 2019 Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya menjatuhi vonis 5 tahun penjara. Samanhudi terbukti menerima suap sebesar Rp1,5 miliar. Dalam menjalani hukuman, Samanhudi sempat dipindah ke Lapas Blitar.
Baca juga: Samanhudi Tak Sadar Diintai Anggota Jatanras Polda Jatim Sejak Pukul 03.00 WIB
Yang membuat peristiwa KDRT menyita perhatian publik lantaran Echa merupakan mantan sinden di acara televisi nasional. Sedangkan Samanhudi Anwar adalah seorang kepala daerah. Atas pertimbangan itu kasus dugaan KDRT itu ditangani langsung oleh Polda Jatim
Dua tahun sebelumnya atau tahun 2016, mantan istri Samanhudi Anwar yang bernama Yuli membuat testimoni di media sosial terkait perlakuan Samanhudi kepada dirinya. Testimoni berupa rekaman video di platform facebook itu juga membuat heboh publik, khususnya masyarakat Blitar.
2. Terjaring OTT KPK
Pada bulan Juni tahun 2018, Wali Kota Blitar Muh Samanhudi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK atas dugaan kasus suap (gratifikasi) proyek pembangunan sekolah.
Penangkapan Samanhudi Anwar bersamaan dengan penangkapan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo. Samanhudi sempat melarikan diri, namun akhirnya menyerahkan diri di gedung KPK Kuningan Jakarta.
Pada tahun 2019 Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya menjatuhi vonis 5 tahun penjara. Samanhudi terbukti menerima suap sebesar Rp1,5 miliar. Dalam menjalani hukuman, Samanhudi sempat dipindah ke Lapas Blitar.
Lihat Juga :