Lestarikan Seni dan Budaya di Depok, SDG Gelar Festival Pencak Silat
Minggu, 22 Januari 2023 - 17:10 WIB
SDG menggelar Beji Melek Budaya di Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok, Minggu (22/1/2023). Kegiatan ini sebagai implementasi kepeduliannya terhadap kelestarian seni dan budaya. Foto/Dok. SINDOnews
DEPOK - Santri Dukung Ganjar (SDG) menggelar Beji Melek Budaya di Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok. Kegiatan ini sebagai implementasi kecintaan dan kepeduliannya terhadap kelestarian seni dan budaya.
Dalam acara itu ditampilkan seni bela diri pencak silat dan pentas seni budaya lainnya dari sejumlah sanggar seni budaya. Termasuk ada penampilan tim hadoroh dari sejumlah majelis taklim di Depok.
"Acara festival kesenian ini diinisiasi SDG bersama pelestari budaya di Depok. Kami mendukung masyarakat Beji ini bisa melestarikan kebudayaan yang ada di lingkungannya," kata Koordinator Nasional SDG, Ustadz Acep Amirudin usai kegiatan, Minggu (22/1/2023) siang.
Menurut Acep, budaya pentas seni pencak silat masih dilestarikan di daerah Beji. Oleh karenanya, pagelaran pentas seni budaya ini sangat tepat diselenggarakan sebagai wujud pelestarian budaya di wilayah tersebut.
Acep mengemukakan, pentas seni budaya seperti pencak silat yang mengutamakan bela diri sangat erat kaitannya dengan para santri. Sebab, para santri juga belajar ilmu bela diri seperti pencak silat di sejumlah pesantren, selain belajar ilmu agama.
"Tadi kita melihat penampilan pencak silat yang diperagakan oleh kaum muda hingga kalangan dewasa dari berbagai sanggar. Ada berbalas pantun juga sebagai budaya yang ada disini," tuturnya.
Dalam acara itu ditampilkan seni bela diri pencak silat dan pentas seni budaya lainnya dari sejumlah sanggar seni budaya. Termasuk ada penampilan tim hadoroh dari sejumlah majelis taklim di Depok.
"Acara festival kesenian ini diinisiasi SDG bersama pelestari budaya di Depok. Kami mendukung masyarakat Beji ini bisa melestarikan kebudayaan yang ada di lingkungannya," kata Koordinator Nasional SDG, Ustadz Acep Amirudin usai kegiatan, Minggu (22/1/2023) siang.
Menurut Acep, budaya pentas seni pencak silat masih dilestarikan di daerah Beji. Oleh karenanya, pagelaran pentas seni budaya ini sangat tepat diselenggarakan sebagai wujud pelestarian budaya di wilayah tersebut.
Acep mengemukakan, pentas seni budaya seperti pencak silat yang mengutamakan bela diri sangat erat kaitannya dengan para santri. Sebab, para santri juga belajar ilmu bela diri seperti pencak silat di sejumlah pesantren, selain belajar ilmu agama.
"Tadi kita melihat penampilan pencak silat yang diperagakan oleh kaum muda hingga kalangan dewasa dari berbagai sanggar. Ada berbalas pantun juga sebagai budaya yang ada disini," tuturnya.
Lihat Juga :