Khofifah Ajak Ormas Wanita Kembangkan Ketahanan Pangan Nasional

Senin, 13 Juli 2020 - 20:56 WIB
“Saya sudah melihat ternak lele yang dilakukan di dalam tong, seperti di Tulungagung. Kemudian sabtu lalu, saya diajak memanen udang vaname di kolam edukasi Puspenerbal di Juanda, Sidoarjo. Udang jenis ini memiliki nilai ekonomis paling tinggi diantara jenis budidaya ikan yang dilakukan dalam kolam bundar yang kecil, metodenya cukup sederhana, tapi bisa mendatangkan income yang menjanjikan,” ujarnya.

Lebih lanjut gubernur wanita pertama di Jatim ini menyampaikan, budidaya udang vaname sendiri hanya membutuhkan waktu tiga bulan, dengan profit lebih dua kali lipat dari modal yang ditanam.

(Baca juga: 300 Orang Tenaga Medis di Sidoarjo Tepapar COVID-19, 5 Meninggal )

“Jadi, jika di antara ibu-ibu Muslimat NU dan komunitas ormas perempuan lainnya jika ada yang memiliki lahan yang tidak terlalu luas, dan berminat maka bisa dibuat kolam bundar, yang biasa dipakai untuk ikan nila atau lele, silahkan dicoba dengan disebar benur vaname. Itu potensi marketnya luar biasa, disamping memperoleh penghasilan, kita juga ikut menjaga ketahanan pangan nasional,” lanjutnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Khofifah meminta pembahasan-pembahasan pada webinar series kedepan, dapat secara kontinu membahas tentang bagaimana best practice menjaga ketahanan pangan nasional. Dicontohkannya, jika pada hari ini membahas budidaya lele maka pada webinar series berikutnya membahas budidaya udang, atau ikan gurami, berbagai sayur dan seterusnya. Sehingga berkelanjutan , diikuti praktek sehingga webiner sekaligus jadi media konsultasi serta bisa jadi inspirasi padat karya sehingga multi manfaat.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!