Plorok Tewas saat Dirawat di Rumah Sakit

Sabtu, 09 Mei 2015 - 11:56 WIB
Plorok Tewas saat Dirawat...
Plorok Tewas saat Dirawat di Rumah Sakit
A A A
KARANGANYAR - Tersangka kasus pencurian, Tarno alias Plorok, 51, warga Desa Cangkol, Kecamatan Plupuh, Sragen tewas setelah mendapat perawatan selama beberapa hari di rumah sakit.

Plorok ditangkap aparat Polsek Gondangrejo, Karanganyar. Dia sebelumnya berduel dengan polisi ketika akan diringkus. Wakapolres Karanganyar Kompol Rudi Hartono mengatakan, Plorok ditangkap Selasa (30/4) sekitar pukul 24.30 WIB. Saat itu lima anggota Polsek Gondangrejo bermaksud menangkap Plorok setelah diduga terlibat aksi pencurian di wilayahnya.

Namun, kedatangan polisi disambut dengan perlawanan. Setelah polisi mengetuk pintu dan menjelaskan kedatangannya, Plorok justru berusaha menutup daun pintu. Pria yang berstatus residivis ini kemudian mengambil linggis yang ada di dekat pintu.

Linggis itu kemudian dipakai untuk melawan salah satu polisi yang akan menangkapnya. “Anggota kami ada yang terluka di bagian perut dan lengan,” ungkap Rudi Hartono saat memberikan keterangan seputar kematian Plorok di Mapolres Karanganyar kemarin.

Polisi juga membawa surat penangkapan terhadap Plorok. Melihat rekannya terluka, anggota polisi lainnya berusaha menyelamatkan. Sementara anggota lainnya berusaha menangkap Plorok. Meski membawa senjata api (senpi), anggota yang bertugas tetap berupaya melakukan penangkapan dengan tangan kosong. Saat itu Plorok sempat jatuh dan kepalanya membentur mobil dan ubin.

Selang tiga jam setelah penangkapan, Plorok mendadak muntah-muntah dan selanjutnya dilarikan ke RSUD dr Moewardi Solo. Setelah beberapa hari dirawat, Plorok akhirnya mengembuskan napas terakhirnya pada Senin (4/5) lalu sekitar pukul 19.30 WIB. Hasil pemeriksaan medis sementara, Plorok mengalami luka pendarahan di bagian kepala. “Saat ini kami masih menunggu hasil rekam medisnya secara menyeluruh,” ujar Wakapolres.

Dari keterangan keluarganya, yang bersangkutan memiliki riwayat sakit hernia akut dan paru-paru. Kapolsek Gondangrejo AKP Sugeng Dwiyanto mengatakan, seluruh biaya perawatan di rumah sakit ditanggung oleh Polisi.

Sekaligus mengurus pemakaman dan memberi tali asih ke keluarganya. Yang bersangkutan ditangkap setelah adanya kasus pencurian di rumah Sarjono, warga Kragan, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar 15 April lalu.

Ary wahyu wibowo
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved