Ini Keluh Kesah Penumpang APTB-Transjakarta

Kamis, 07 Mei 2015 - 23:22 WIB
Ini Keluh Kesah Penumpang...
Ini Keluh Kesah Penumpang APTB-Transjakarta
A A A
JAKARTA - Polemik soal bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) antara Pemprov DKI Jakarta dengan Organda DKI Jakarta membuat pengguna APTB menyampaikan keluh kesahnya.

Dalam email yang diterima Sindonews, Kamis (7/5/2015) dari Andreas Lucky Lukwira. Pengguna APTB ini mengatakan, sehari-harinya dirinya APTB jika headway Transjakarta jauh. Secara kenyamanan, APTB pun dinilai Andreas lebih nyaman dari Transjakarta.

"Saya yakin APTB akan lebih dibutuhkan bagi penumpang-penumpang yang rumahnya melintas DKI," ujarnya. Oleh karenanya Andreas berharap APTB tetap ada untuk menambah pilihan angkutan.

Soal tarif per kilometer, pengalaman Andreas selama lima tahun rutin naik Transjakarta, sistem ini membuat pramudi bekerja tanpa peduli penumpang. Seringkali Transjakarta istirahat atau isi BBG di jam sibuk, padahal halte sedang padat. Berubahnya target kerja dari penumpang ke per kilometer menyebabkan pramudi dan onboard tidak peduli terhadap penumpang yang tidak terangkut.

Organda bisa saja menyatakan setuju APTB hanya sampai ujung koridor, namun bagi penumpang hal itu akan memberatkan. Sampai ujung koridor pun Organda (operator) masih dapat pemasukan, Transjakarta pun akan mendapat tambahan penumpang. Namun bagi penumpang hal itu akan menambah pengeluaran/ongkos dan waktu tempuh karena harus berganti moda.

Pemprov DKI bisa saja sebut APTB salah dalam sistem BRT, namun faktanya APTB masih lebih baik dari Transjakarta. Oleh karenanya jika APTB ada kesalahan dalam aturan, harusnya dipikirkan bagaimana supaya APTB sesuai aturan baik dengan revisi Perda transportasi atau buat Perda/Pergub baru supaya APTB tetap bisa melayani penumpang dan tetap sesuai aturan.

Andreas menyarankan, pemerintah dan operator memikirkan kepentingan penumpang dalam mengambil keputusan. Bahkan Andreas berharap APTB diperbanyak, bukan untuk menyaingi Transjakarta tapi untuk menambah pilihan transportasi yang bisa digunakan masyarakat.

"Saya juga berharap supaya tarif integrasi APTB bisa kembali diberlakukan karena itu sangat memudahkan masyarakat," pintanya.
(whb)
Berita Terkait
Lin Kuning di Jember...
Lin Kuning di Jember Disulap Jadi Angkutan Umum Sultan
Angkutan Umum Naikkan...
Angkutan Umum Naikkan Tarif, Dirjen Hubdat: Itu Mekanisme Pasar
Menhub Izinkan Angkutan...
Menhub Izinkan Angkutan Umum Kembali Beroperasi Besok
4 Artis yang Suka Naik...
4 Artis yang Suka Naik Kendaraan Umum
Miris, Usaha Angkutan...
Miris, Usaha Angkutan Umum di Semarang Mati Suri
Dishub Sulsel Larang...
Dishub Sulsel Larang Angkutan Umum Tak Layak Beroperasi
Berita Terkini
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
2 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
2 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
4 jam yang lalu
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
4 jam yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
5 jam yang lalu
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
5 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved