Hindari Jenuh

Kamis, 07 Mei 2015 - 09:04 WIB
Hindari Jenuh
Hindari Jenuh
A A A
BANDUNG - Dihentikannya kompetisi domestik memaksa Pelatih Djadjang Nurdjaman berpikir keras menyusun program agar skuat Maung Bandung tidak larut dalam kejenuhan.

Persib memang masih berkompetisi di ajang antarklub Asia, AFC Cup 2015. Namun, Djanur tetap memandang pertandingan di dalam negeri sangatlah diperlukan untuk menjaga atmosfer pertandingan. Karena tak adanya jadwal pertandingan di kompetisi domestik, pelatih berusia 57 tahun itu merancang uji coba sebelum meladeni klub Myanmar, Ayeyawady United FC dalam laga pamungkas Grup H AFC Cup 2015 di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (13/5).

Kendati belum menemukan lawan, namun Djanur memastikan laga uji coba tersebut akan digelar Sabtu (9/5) ini. “Uji coba kami rencanakan harus ada. Karena peran uji coba di sini sangat penting. Mudah-mudahan dengan uji coba nanti, segala kekurangan yang terlihat dalam pertandingan sebelumnya dapat tercapai,” harap Djanur di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, kemarin.

Selama ini, Djanur mengaku telah berusaha meningkatkan kinerja pasukannya. Hal itu bertujuan untuk membawa pasukannya meraih kemenangan atas Ayeyawady United sekaligus mewujudkan target juara grup. “Latihan selama ini, dari hari ke hari meningkat. Kami terus combain menaikkan fisik, dan mengarah ke strategi karena kami hanya beberapa hari lagi menyiapkan tim sebelum pertandingan. Alhamdulillah selama ini mental pemain sangat bagus. Tidak terpengaruh meski saat ini kondisi persepakbolaan kita sedang dirundung masalah,” tuturnya.

Dengan begitu, Djanur memastikan pasukannya bisa bermain maksimal meski kabarnya, laga nanti jadi laga terakhir Persib setelah adanya ancaman sanksi dari FIFA untuk Indonesia. Surat yang disampaikan FIFA kepada PSSI menetapkan 29 Mei 2015 sebagai deadline bagi PSSI dan Kemenpora untuk menyelesaikan permasalahan sepak bola Indonesia. Jika tidak, maka sanksi pun terpaksa dijatuhkan federasi sepak bola dunia tersebut.

“Walaupun terpaksa berhenti nantinya, tapi kami tetap akan berjuang pada pertandingan lawan Ayeyawady nanti. Kami ingin tetap terhormat walaupun itu menjadi pertandingan terakhir,” tegas Djanur. “Kami akan fokus pada target lolos sebagai juara grup. Meski sebenernya sayang juga jika nanti harus berhenti. Tapi bagaimana lagi, kami tidak dapat berbuat apaapa. Yang pasti kami tetap akan bermain maksimal nanti lawan Ayeyawady,” pungkasnya.

Muhammad ginanjar
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Hindari Duel, Pilot...
Hindari Duel, Pilot AS Ungkap F-22 Bisa Kalah dari Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved