Transjakarta Tambah Amari di 4 Koridor

Kamis, 07 Mei 2015 - 07:27 WIB
Transjakarta Tambah...
Transjakarta Tambah Amari di 4 Koridor
A A A
JAKARTA - Angkutan Malam Hari (Amari) di Jakarta mulai menambah operasional menjadi di tujuh koridor. Sedikitnya ada 28 unit bus yang melayani penumpang dengan head way sekitar 10 menit.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TRansjakarta) Antonius Kosasih mengatakan, pihaknya menambah pelayanan bus Amari diempat koridor lainnya setalah mendengar masukan dari penumpang.

"Hasil evaluasi Amari di tiga koridor 1 (Blok M-Kota), 3, dan 9 yang sudah terlayani selama ini, penumpang berharap ditambah di rute lainnya," katanya melalu pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu 6 Mei 2015.

Ada empat koridor lagi yang akan dilayani Amari, yakni Koridor 2 (Pulo Gadung-Harmoni), Koridor 5 (Ancol-Kampung Melayu), Koridor 8 (Lebak Bulus-Harmoni), dan Koridor 10 (Cililitan-Tanjung Priok).

"Mulai malam ini, Amari di empat koridor itu sudah beroperasi. Tarif masih sebesar Rp3.500. Peningkatan layanan Amari ini kami tambah sesuai kebutuhan penumpang," katanya.

Kosasih menjelaskan, saat ini pengguna jasa Amari mencapai sekitar 100.000 penumpang per bulan. Apabila dilihat dari laba operasional, kata dia, jumlah penumpang tersebut tentunya tidak menguntungkan.

Untuk itu, dia mengklaim, pengoperasian itu atas permintaan penumpang, dan wujud dari peningkatan pelayanan.

Pembuktian peningkatan pelayanan itu pun dijanjikan Kosasih dengan mengoperasikan Amari diseluruh koridor selama 24 jam dalam waktu dekat ini.

Melihat mobilitas kendaraan pada malam hari tidak begitu ramai, Kosasih memperkirakan, waktu tunggu bus Amari berkisar di antara 10 hingga 30 menit. Pengoperasian bus itu hanya berhenti di halte-halte tertentu yang dekat dengan pusat perbelanjaan, dan fasilitas umum lainnya.

"Jumlah bus tambahan yang akan melayani Amari/Andini (Angkutan Dini Hari) adalah sebanyak 28 unit. Karena dioperasikan pada dini hari dan dengan jalur yang steril, kedatangan bus di setiap halte kami minta harus terukur baik sesuai dengan headway yang telah ditetapkan," paparnya.
(mhd)
Berita Terkait
Dihantam Travel Bodong,...
Dihantam Travel Bodong, Pengusaha Angkutan Umum Berteriak
Kurangi Kepadatan Penumpang,...
Kurangi Kepadatan Penumpang, Angkutan Umum Harus Ditambah
Angkutan Umum Bodong...
Angkutan Umum Bodong Marak? Ya karena Memang Dibutuhkan
Capek Antre Tiket Bus?...
Capek Antre Tiket Bus? Platform Ini Ubah Perjalananmu Jadi Lebih Asyik dan Hemat
2029, Pemerintah Targetkan...
2029, Pemerintah Targetkan Jumlah Pergerakan dengan Angkutan Umum Capai 60%
Integrasi Moda Angkutan...
Integrasi Moda Angkutan dan Tiket akan Dorong Pengguna Transportasi Umum
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
1 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
1 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
4 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
5 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
5 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved