Kecewa Sabda Raja, Abdi Dalem Curhat ke Pengasuh Ponpes

Rabu, 06 Mei 2015 - 17:34 WIB
Kecewa Sabda Raja, Abdi...
Kecewa Sabda Raja, Abdi Dalem Curhat ke Pengasuh Ponpes
A A A
YOGYAKARTA - Ternyata, bukan hanya adik Sri Sultan Hamengku Buwono X atau Sri Sultan Hamengku Bawono X yang kecewa atas sikap dari Raja Keraton Yogyakarta yang mengeluarkan sabda raja. Kekecewaan juga disampaikan abdi dalem.

"Bukan hanya adik-adiknya saja yang kecewa, banyak para abdi dalem itu ngeluh ke saya. Mereka kecewa kok sikap raja sekarang (HB X) seperti ini," kata Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ummahat, Kotagede, Yogyakarta, KH Abdul Muhaimin, Rabu (6/5/2015).

Budayawan yang juga tokoh masyarakat itu menyampaikan apa adanya atas keluarnya sabda raja. Beberapa rekan kiai yang ditemui juga menyampaikan kekhawatiraan yang terjadi di internal Keraton Yogyakarta.

"Saya ngomong apa adanya, lha wong banyak yang kecewa, mau gimana. Ini realitas, ada abdi dalem yang guyon (canda), sekarang Surat Kekancing buat apa? Namanya Ngarso Dalem (Sultan HB X) sudah ganti, ya lebih baik untuk bungkus kacang saja," katanya sambil bercanda. (Baca: Keluarkan Sabdaraja Pertama, Sultan Ganti Nama?)

Muhaimin mengakui, kekecewaan para abdi dalem dan masyarakat Yogya bukan tanpa alasan. Begitu juga dengan adik-adik dari Sultan HB X. Mereka khawatir kelanggengan Keraton Yogyakarta akan terkikis oleh peradaban zaman.

Sebab, kultur budaya Keraton Yogyakarta justru dirusak dari dalam dengan mengedepankan egoistik dan mengesampingkan budaya dan sejarah. Pelepasan gelar 'khalifatullah' oleh Sultan HB X disesalkan banyak kiai di Yogyakarta. "Kalau banyak yang kecewa itu yo wajar," ujarnya.

Abdi dalem, kata dia, merupakan abdi budaya. Mereka dengan tulus tanpa pamrih menjalankan sesuatu dengan ikhlas, berharap terus mempertahankan budaya luhur Keraton Yogyakarta supaya terjaga di tengah kemajuan era digital. Sabda raja yang terucap oleh Sultan dianggap merombak tatanan yang ada.

"Abdi dalem itu kan abdi budaya, bukan abdi Sultan. Mereka enggak berani ngeluh ke Sultan, malah ke saya, curhat namanya," kata ketua Forum Kerukunan Umat Beragama itu.
(zik)
Berita Terkait
Tanah Sultan Ground...
Tanah Sultan Ground Tidak Dilepas untuk Jalan Tol, Keraton Yogyakarta Terbitkan Palilah
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Kesultanan Yogyakarta
Alun-Alun Utara Keraton...
Alun-Alun Utara Keraton Yogyakarta Bakal Dipagari, Ini Alasannya
Keseriusan Pemerintah...
Keseriusan Pemerintah Jaga Cagar Budaya Dipertanyakan
Penutupan Sementara...
Penutupan Sementara Wisata Milik Keraton Yogyakarta
Sri Sultan Hamengkubuwono...
Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) II Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Berita Terkini
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
2 menit yang lalu
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
1 jam yang lalu
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
1 jam yang lalu
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
4 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
5 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved