Candi Sukuh di Karanganyar Dipugar

Selasa, 05 Mei 2015 - 02:01 WIB
Candi Sukuh di Karanganyar...
Candi Sukuh di Karanganyar Dipugar
A A A
KARANGANYAR - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah, memugar Candi Sukuh yang terletak di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar.

Pemugaran total ditempuh setelah candi mengalami penurunan. Seluruh batu candi akan diturunkan dengan melibatkan para pakar geologi dan arsitektur pra sejarah guna meneliti hal-hal yang menyebabkan posisi candi menjadi ambles.

Dengan begitu, nantinya bisa diketahui bahan-bahan apa yang digunakan untuk memperkuat bangunan candi. Pekan depan, tim pemugaran akan memasang perancah atau struktur guna memudahkan pekerjaan.

“Pembuatan perancah akan memakan waktu sekitar dua pekan. Setelah itu, di atas candi akan dipasang atap,” kata Sudarsono, Koodinator Tim Pemugaran Candi Sukuh, Senin (4/5/2015).

Sehingga pekerjaan tetap bisa melanjutkan meski turun hujan. Setelah pembuatan perancah selesai, maka tim akan memulai proses pembongkaran.

Pelaksana lapangan Pemugaran Candi Sukuh Suyadi melanjutkan, sebelum dibongkar seluruh bongkahan batu penyusun candi akan diberi nomor. Penomoran untuk memudahkan pengembalian posisi batu ketika disusun kembali.

Yang diberi nomor bagian dalam batu memakai huruf yang disesuaikan dengan ketentuan dari Unesco. Salah satu alasan pemugaran karena candi Hindu yang dibangun pada Abad 15 Masehi ini kondisinya telah kritis. Faktor usia dan kikisan air hujan mengakibatkan penurunan level di bagian penyusun candi.

Secara kasat mata, candi yang ditetapkan sebagai situs warisan budaya dunia pada Tahun 1995 tersebut terjadi penurunan di dinding selatan dan latat atap candi yang ambles.

Selama pemugaran, bangunan utama candi akan disterilkan. Sehingga pengunjung dilarang mendekat dalam radius tertentu. Masyarakat dipersilahkan melihat proses pemugaran namun tidak diperkenankan menerabas garis batas. Ketika diturunkan, lumut yang menempel di batu penyusun candi akan dibersihkan.

Selama 160 hari pengerjaan terhitung sejak 20 April lalu, tim BPCB hanya menyelesaikan pembongkaran total dan pengembalian empat lapisan dasar candi. Sedangkan penyusunan utuh candi diperkirakan bakal memakan waktu sekitar dua tahun.

Camat Ngargoyoso Tyas Ngambar Widyowati mengatakan, pihaknya berharap kegiatan kesenian, religi dan ekonomi tetap bergeliat meski Candi Sukuh dibongkar. Pihaknya menyambut baik langkah BPCB memugar Candi Sukuh.

Sebab kerusakan diakui banyak dikeluhkan pengunjung. “Sehingga dengan pemugaran, dapat memulihkan kondisi candi seperti sedia kala,” ucap Tyas.
(lis)
Berita Terkait
Pemugaran Candi Perwara...
Pemugaran Candi Perwara Prambanan
DKI Terbitkan Surat...
DKI Terbitkan Surat Pemugaran Gedung IMS GBK
Candi Borobudur, Prambanan,...
Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Dibuka Kembali Juni 2020
Libatkan 20 Desa, TWC...
Libatkan 20 Desa, TWC Siapkan Sandal Khusus Naik Candi Borobudur
Acara Slametan Awali...
Acara Slametan Awali Pemugaran Pesanggrahan Langenharjo Keraton Solo
Penutupan Candi Borobudur,...
Penutupan Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Diperpanjang
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
34 menit yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
1 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
3 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
13 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
15 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
15 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved