Orang Gila Marak, Dedi Prihatin

Senin, 04 Mei 2015 - 12:30 WIB
Orang Gila Marak, Dedi...
Orang Gila Marak, Dedi Prihatin
A A A
PURWAKARTA - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengaku prihatin dengan kurangnya perhatian negara terhadap warga yang mederita penyakit jiwa (orang gila). Pasalnya, banyak orang gila yang tidak tahu entah dari mana mereka besal berkeliaran di jalanan.

“Ini persoalan, warga dengan masalah kejiwaan sampai saat ini belum mendapat perhatian negara. Nanti kami dari Pemkab Purwakarta akan mengirim surat untuk meminta Kementerian Sosial agar menengahi persoalan orang gila ini,”ujar Dedi kemarin. Seperti diPurwakarta, dalam perjalanan dari Cikopo menuju Sadang, Dedi melihat banyak orang gila berkeliaran disepanjang jalan tersebut.

Jumlahnya lebihg dari tiga orang, mereka sedang berjalan dipinggir jalan. Bahkan, ada yang sangat memprihatinkan. Orang gila ini berjalan tanpa mengenakan pakaian sehelaipun atau telanjang bulat berjalan di tempat umum. “Mereka diduga sengaja dibuang. Karena saya yakin, mereka bukan masyarakat Purwakarta. Kalau dibiarkan tidak ada solusi akan sangat memilukan.

Saya melihat Negara belum hadir buat warga seperti ini, padahal ini persoalan klasik,”ujar Dedi. Karena itu, pihaknya akan segera melayangkan surat ke Kementerian Sosial, untuk duduk bersama mencari solusinya. Sebab orang gila yang ada dipinggir jalan dan tidak diketahui identitanya ini kata Dedi, adalah warga negara Indonesia yang perlu dilindungi.

“Nanti kami mengusulkan supaya kementerian sosial segera menunjuk daerah untuk dijadikan lokasi rehabilitasi,” ujarnya. Misalkan, Dedi menjelaskan, dari ribuan daerah yang ada diIndonesia, pemerintah pusat bisa menunjuk salah satu daerah untuk dijadikan lokasi khusus rehabilitasi. Supaya, warga Indonesia itu terlindungi dan memiliki harapan untuk sembuh.

“Tidak seperti sekarang, warga dengan penyakit jiwa, mereka hidup dimana saja. Tanpa ada yang memerhatikan. Bahkan, warga dengan penyakit khusus itu, seolah-olah dibuang oleh keluarganya, karena tidak ada yang ngurus,”tutur bupati dia. Warga dengan penyakit gila ini, lanjutnya, sifatnya sudah lintas daerah.

Didin jalaludin
(bbg)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
1 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
2 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
5 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
5 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
7 jam yang lalu
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved