Jalan Alternatif KH Thohir Rusak Parah

Jum'at, 01 Mei 2015 - 09:00 WIB
Jalan Alternatif KH...
Jalan Alternatif KH Thohir Rusak Parah
A A A
SEMARANG - Jalan KH Thohir yang merupakan jalan alternatif, penghubung antara wilayah Kecamatan Pedurungan dan Kecamatan Genuk, kondisinya memprihatinkan.

Jalan di daerah pinggiran Kota Semarang tersebut rusak parah dan belum tersentuh perbaikan. Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Suharsono mengkritik Pemkot Semarang atas rusaknya jalan tersebut. Menurutnya, infrastruktur jalan di daerah pinggiran seharusnya tetap mendapat prioritas perbaikan oleh pemkot. Kerusakan jalan tersebut bukti pemkot saat ini kurang memperhatikan infrastruktur di daerah pinggiran. “Padahal mestinya infrastruktur jalan di pinggir kota tetap mendapat porsi prioritas untuk dilakukan pembangunan,” katanya. Jalan alternatif tersebut dinilai bisa untuk memecah keramaian dan kemacetan di sepanjang Jalan Majapahit.

Namun, kerusakan Jalan KH Thohir justru dibiarkan selama bertahun-tahun tidak tersentuh perbaikan. Di wilayah Kecamatan Pedurungan juga banyak pelajar yang memanfaatkan Jalan KH Thohir untuk berangkat ke sekolah di wilayah Genuk. Begitu pula sebaliknya, pelajardari Genukyang bersekolah dan sekolahannya berada di wilayah Pedurungan.

“Kami sangat berharap agar kerusakan Jalan KH Thohir ini segera mendapat perhatian pemkot. Jalan ini merupakan jalan alternatif, terutama bagi warga yang ingin menghindari Jalan Majapahit yang sering terjadi kemacetan,” ucapnya. Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang Iswar Aminudin menegaskan pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas pemkot sebagaimana telah dilaksana pada 2014.

Tahun lalu banyak jalanjalan di daerah pinggiran yang dibangun dan kondisinya kini sudah lebih bagus. Pembangunan jalan di wilayah pinggiran belum bisa sepenuhnya dilakukan. Alasannya, perbaikan jalan di pinggiran berdasarkan prioritas. “Tapi bisa kami pastikan, jalan-jalan di pinggiran yang saat ini belum tersentuh akan segera kami perbaiki,” ucapnya.

M abduh
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
1 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
2 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
4 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
4 jam yang lalu
Apresiasi Prabowo soal...
Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved