Empat Seniman Menari 24 Jam Penuh

Kamis, 30 April 2015 - 10:20 WIB
Empat Seniman Menari...
Empat Seniman Menari 24 Jam Penuh
A A A
SOLO - Event Solo Menari 24 Jam yang digelar bersamaan dengan peringatan Hari Tari Dunia dimulai pukul 06.00 WIB kemarin.

Gelaran tahunan tersebut diawali dengan penampilan empat penari yang akan menari selama 24 jam nonstop. Empat penari dari sejumlah daerah di Indonesia itu, yakni Anggono Kusumo dari ISI Solo dengan tarian Toya; Stepanus Adi Pratiswa dari Lubuk Linggau dengan menari Namastea; Alfiyanto dari ISI Bandung menari Sangpenjaga; dan penari 24 jam terakhir adalah Abdul Rochim dari DKI Jakarta dengan judul tari Tandang.

Mereka akan menari hingga Kamis (30/4) pukul 06.00 WIB hari ini. Selain itu, dari ribuan penari yang juga terlibat, tercatat sejumlah maestro tari yang kini berusia lanjut turut beraksi di antaranya Jan Malibela dari Suku Malamoi (Papua), Sawitri (Penari Topeng Sabrang Lor Tegal), Mulyani (Penari Bedaya, Solo), Temu (penari Gandrung Banyuwangi), dan sebagainya.

Rektor Institut Seni Indonesia (SIS) Solo Prof Dr Sri Rochana Widyastutiningrum yang membuka peringatan Hari Tari Dunia dan Solo Menari 24 Jam mengatakan, event tersebut merupakan wadah berkumpulnya maestro tari Tanah Air dan untuk lebih memasyarakatkan tari kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan tari ini akan dapat membentuk watak bangsa yang lebih baik. Tahun lalu gedung-gedung di kampus ISI banyak yang tidak dipakai, tetapi sekarang semuanya digunakan untuk kegiatan ini. Belum termasuk yang ada di malmal dan di Jalan Jenderal Sudirman,” katanya.

Panitia pelaksana Soemaryatmi mengatakan acara puncak Solo Menari 24 Jam digelar di Koridor Jenderal Sudirman Solo pada Rabu malam dan kemudian acara ditutupdi ISI Surakarta hari ini. “Yang terlibat dari berbagai kelompok seni dan juga pelajar dari berbagai wilayah di Indonesia. termasuk warga negara asing yang ikut memeriahkan acara kali ini,” ungkapnya.

Salah satu penari 24 jam, Anggono Kusumo mengatakan penampilannya bersama tiga rekanya selama 24 jam, sudah dipersiapkan sejak akhir tahun lalu. Latihan tidak hanya fokus pada koreografi, tetapi juga fisik utamanya pernafasan. “Persiapan sudah kami lakukan sejak lama, sehingga penampilan kali ini berjalan lancar,” ujarnya.

Arief setiadi/ant
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
4 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
5 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
7 jam yang lalu
Infografis
Bacaan Niat Puasa Ramadan...
Bacaan Niat Puasa Ramadan untuk Harian dan Sebulan Penuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved