Kampus Unair Larang Mahasiswa Tonton Film Senyap

Kamis, 30 April 2015 - 03:02 WIB
Kampus Unair Larang...
Kampus Unair Larang Mahasiswa Tonton Film Senyap
A A A
SURABAYA - Ratusan mahasiswa yang mayoritas dari Fakultas Hukum (FH) Universitas Airlangga (Unair), Rabu (29/4/2015) kecewa dengan tindakan kampus yang memboikot acara nonton film “Senyap”.

Boikot ini ditandai dengan pemadaman listrik secara mendadak saat acara nonton film berlangsung.

Pemutaran film ini sedianya dilaksanakan di Gedung B ruang 303 FH Unair. Lantaran alasan teknis, pihak penyelenggara, yakni mahasiswa dari Solidaritas Mahasiswa Hukum untuk Indonesia (SMHI), kemudian pindah tempat di law café Gedung A FH Unair.

Acara sempat berlangsung sekitar 15 menit. Tak lama kemudian, pihak kampus melalui bagian perlengkapan mendatangi panitia acara.

Mereka meminta pemutaran film tidak dilanjutkan, alasannya tidak mendapatkan izin dari pihak dekan. Namun setelah melalui proses negoisasi pemutaran film tetap dilanjut.

Kurang lebih 10 menit berlangsung pemutaran film, kemudian pihak kampus mendatangi kembali panitia. Mereka minta panitia menghentikan kegiatan yang sedang berlangsung. Alasannya, kegiatan tersebut tidak mendapatkan izin.

Pihak fakultas juga menunjukkan surat pelarangan dengan alasan bahwa film ini tidak mendapatkan izin dari Lembaga Sensor Film (LSF) untuk dipertontonkan pada khalayak umum.

Namun, mahasiswa tetap tidak mengindahkan larangan tersebut hingga akhirnya pihak kampus memadamkan aliran listrik. Sehingga, pemutaran film terpaksa tidak bisa dilanjutkan. Hingga kemudian dilanjutkan dengan diskusi.

Meski tanpa ada kipas angin disertai keringat yang membasahi wajah para mahasiswa, mereka tetap antusias mengikuti kegiatan ini. Beberapa di antara mereka bahkan rela menjadikan kertas kardus sebagai kipas angin.

Dialog tetap berlangsung dengan meriah. Sang pembicara, Gregorius Soeharsojo Goenito, 75, mantan anggota Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra), dengan semangat menjawab setiap pertanyaan mahasiswa.

Setelah acara selesai, ratusan mahasiswa yang sebelumnya ikut acara nonton film, melanjutkan dengan menggelar aksi demo di depan pintu masuk FH Unair.

Secara bergantian mereka berorasi mengecam tindakan kampus yang melarang kegiatan akademis tersebut.

“Kami sebenarnya sudah dapat izin dari kampus. Kami tidak tahu kenapa kok tiba-tiba dilarang. Acara juga diboikot dengan cara listrik dipadamkan. Ini sudah era demokrasi, semua bebas untuk menyampaikan pendapat. Kalau seperti ini, kampus itu otoriter,” ujar salah satu panitia, Budiman.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Akademik, FH Unair, Agus Sekarmaji membenarkan bahwa, pihaknya melarang pemutaran film tersebut. Alasan pemutaran itu karena film “Senyap” tidak mengantongi keterangan lolos sensor dari LSI. “Ini aturannya sudah jelas. Film dilarang karena tidak lolos sensor,” tegasnya.

Sekadar diketahui, film “Senyap” mengisahkan keluarga korban pembantaian massal, yang terjadi pada era seputar peralihan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto pada 1965.

Pelarangan pemutaran film ini tidak hanya sekali ini terjadi di kampus. Sebelumnya pada bulan Desember 2014, pihak kampus Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang juga sempat melakukan pelarangan.
(lis)
Berita Terkait
4 Perbedaan Film dan...
4 Perbedaan Film dan Sinetron, Simak Penjelasannya
Tayang Perdana di MNCTV,...
Tayang Perdana di MNCTV, Sinetron Mentari dan Jinny Gelar Syukuran
Sinopsis Ikatan Cinta...
Sinopsis Ikatan Cinta Episode 580: Andin Curiga dengan Jessica, Aldebaran Tahu Rendy Selidiki Ikbal
Sinopsis Tayangan Perdana...
Sinopsis Tayangan Perdana Preman Pensiun 6 : Kang Mus Mulai Bergerak Lagi!
Dibuat Ulang, Sinetron...
Dibuat Ulang, Sinetron Tersanjung Dikemas Kekinian
Layar Drama Indonesia:...
Layar Drama Indonesia: Drama dan Kisah Cinta Terbaik hanya di RCTI
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
7 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
7 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
9 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
9 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
11 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
11 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved