Rombak SKPD, Ahok Dinilai Terlalu Gegabah
Kamis, 23 April 2015 - 00:23 WIB
Rombak SKPD, Ahok Dinilai Terlalu Gegabah
A
A
A
JAKARTA - Rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk melakukan perombakan SKPD usai turunnya APBD DKI 2015 dinilai terlalu gegabah. Seyogyanya, sebelum perombakan harus dievaluasi dahulu kinerja mereka.
"Harusnya lihat dahulu evaluasinya, jangan main asal ganti. Empat bulan tanpa APBD belum bisa dilihat kinerja. Suruh kerja dahulu SKPD-nya baru keliatan evaluasi kerjanya," kata Anggota Komisi A DPRD DKI Khotibi Achyar alias Haji Beceng kepada SINDO, Rabu 22 April 2015.
Maka itu, kata politikus Partai Golkar itu, pihaknya akan melakukan koordinasi untuk mempertanyakan hal itu kepada Ahok. Pertemuan itu nantinya hanya akan mempertanyakan rencana lelang jabatan itu. (Baca juga: Ahok Berencana Rombak Lagi SKPD)
"Pasti, kami dari dewan bakal panggil dia (Ahok). Kami mau tanya maksud dia apa lelang ini. Sudah lelang masa lelang lagi. Kami sebagai lembaga kontrol harus bisa awasi ini, Ahok harus konsultasi dengan lembaga konsultan kami," katanya.
Sebelumnya, Ahok mengatakan, dirinya akan merombak kembali SKPD itu pada April 2015. Namun, hal itu belum bisa dilakukan karena APBD DKI 2015 baru dicairkan.
"Kami mau perombakan begitu APBD masuk. Ini kan menunggu APBD dahulu, kalau saya potong, yang ribut sama saya banyak. Harus satu-satu saya selesaikan," tuturnya.
"Harusnya lihat dahulu evaluasinya, jangan main asal ganti. Empat bulan tanpa APBD belum bisa dilihat kinerja. Suruh kerja dahulu SKPD-nya baru keliatan evaluasi kerjanya," kata Anggota Komisi A DPRD DKI Khotibi Achyar alias Haji Beceng kepada SINDO, Rabu 22 April 2015.
Maka itu, kata politikus Partai Golkar itu, pihaknya akan melakukan koordinasi untuk mempertanyakan hal itu kepada Ahok. Pertemuan itu nantinya hanya akan mempertanyakan rencana lelang jabatan itu. (Baca juga: Ahok Berencana Rombak Lagi SKPD)
"Pasti, kami dari dewan bakal panggil dia (Ahok). Kami mau tanya maksud dia apa lelang ini. Sudah lelang masa lelang lagi. Kami sebagai lembaga kontrol harus bisa awasi ini, Ahok harus konsultasi dengan lembaga konsultan kami," katanya.
Sebelumnya, Ahok mengatakan, dirinya akan merombak kembali SKPD itu pada April 2015. Namun, hal itu belum bisa dilakukan karena APBD DKI 2015 baru dicairkan.
"Kami mau perombakan begitu APBD masuk. Ini kan menunggu APBD dahulu, kalau saya potong, yang ribut sama saya banyak. Harus satu-satu saya selesaikan," tuturnya.
(mhd)