Visi Bisnisnya Melampaui Zaman

Senin, 20 April 2015 - 10:42 WIB
Visi Bisnisnya Melampaui...
Visi Bisnisnya Melampaui Zaman
A A A
Mata Jost Cor tertuju pada foto seorang perempuan muda berkebaya putih yang terpajang di ruang tamu Komunitas Rumah Kartini di Jalan KH Moliki Pengkol, Jepara. Dalam foto itu, sang wanita terlihat sedang membatik dan wajahnya hanya terlihat separuh itu adalah RA Kartini.

“Foto ini diambil awal tahun 1900,” kata Cote peneliti dari Monash University Australia di sela-sela kegiatan Share Heritage Fund Japara akhir pekan lalu. Selain foto itu, juga ada foto bergambar kotak kayu dan lukisan angsa buatan Kartini tahun 1902. Ada juga foto batik Jepara yang kemungkinan besar dibuat Kartini. “Kartini memang punya minat dalam bidang seni. Mulai dari melukis, membatik menyulam, bermain gamelan, seni ukir, dan lainnya. Perhatiannya itu terekam dalam surat-surat yang dikirimnya kepada teman- temannya di Eropa,” kata Cote.

Menurut Cote, Kartini sebenarnya tak hanya melulu berhubungan dengan pendidikan dan emansipasi. Cote telah meriset dan menggali sejarah Kartini selama kurang lebih 20 tahun. Kartini adalah sosok muda yang visinya melintasi zaman. Dalam usianya masih muda, dia sudah mengenalkan sekaligus mengekspor produk-produk asal Jepara ke mancanegara. Kartini mengirimkan lukisan, rajutan, batik beserta artikel tata cara membatik kepada teman-temannya di Belanda.

Gayung bersambut, sebab saat itu orang-orang Belanda tertarik terhadap seni dan kriya pribumi. “Dia kirim juga foto ukiran kayu Jepara. Kartini mengirim kepada beberapa sahabatnya di sejumlah negara. Ini selain pengenalan identitas Jawa, juga sekaligus promosi yang jitu,” ujarnya. Cote sudah meluncurkan sebuah buku “Kartini: The Complete writings, 1898 – 1904 “ pada 2013.

Buku ini berisi koleksi ratusan surat-surat, tulisan, dan artikel karya Kartini, termasuk yang belum pernah dipublikasikan. Menurut Cote, Kartini merupakan gambaran sejarah sangat penting di Jawa. Pemikiran Kartini seperti yang tertulis dalam surat-suratnya mencerminkan berbagai aspek kehidupan di Jawa awal 1900- an, mulai dari nasionalisme, seni, dan budaya Jawa. Kartini juga berupaya menegaskan identitas Jawa di dunia internasional. Hal ini seperti tertulis dalam suratnya yang isinya “Orang-orang Jawa merupakan bagian yang penting dalam sejarah. Mereka mampu menciptakan identitas bangsa melalui ukirannya,daninilah orang Jawa sesungguhnya.”

Pengelola Rumah Kartini, Apeep mengatakan, jejak-jejak Kartini sebagai duta dagang ke Eropa bisa dilacak dalam berbagai dokumen. Kartini memulai proses pengenalan dan ekspor produk Jepara itu melalui Ostwets, semacam usaha dagang timur dan barat. “Produk yang dikenalkan lebih mengarah barang-barang fungsional seperti kotak perhiasan dan tempat foto,” ucap Apeep.

Perhatian Kartini terhadap seni ukir Jepara bahkan diapresiasi oleh pemerintah kolonial Belanda dengan mendirikan Openbare Amabtschool semacam Sekolah Teknik Pertukangan. Founding Father Indonesia, Soekarno, bahkan pernah mengunjungi sekolah in dan memesan karya berupa bola dunia (bumi atau atlas) yang dipanggul oleh seorang laki-laki dewasa.

Hingga kini pesanan Soekarno itu masih tersimpan di Openbare Amabtschool yang saat ini menjadi SMPN 6 Jepara.

Muhammad Oliez
Jepara
(ars)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
5 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
5 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
7 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
9 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
10 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
10 jam yang lalu
Infografis
Jenderal Waker-Uz-Zaman,...
Jenderal Waker-Uz-Zaman, Panglima Militer yang Enggan Berkuasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved