Butuh Satu Poin Lagi

Jum'at, 17 April 2015 - 09:56 WIB
Butuh Satu Poin Lagi
Butuh Satu Poin Lagi
A A A
BANDUNG - Gagal meraih angka penuh di kandang Lao FC, gelandang Persib Bandung Firman Utina kecewa. Tambahan satu poin membuat Maung Bandung harus berjuang keras di dua laga sisa babak penyisihan grup AFC Cup 2015.

Di pertandingan berikutnya, Persib akan menjajal New Radiant, Rabu (29/4) dan Ayeyawady United, Rabu (13/5). Hasil imbang di kandang New Radiant sebenarnya sudah cukup buat Maung Bandung untuk melenggang ke babak 16 besar. “Kami tidak memungkiri, memang harapannya adalah menang, kalau tiga poin tentu akan lebih baik, sehingga ke depannya pekerjaan tim lebih mudah,” ujar Firman saat dihubungi, kemarin.

Firman menyatakan, tekadnya berjuang lebih maksimal di dua laga sisa untuk meraih kemenangan dan menyabet enam poin tambahan demi mengamankan posisi sebagai juara grup. “Tetap harus fokus dengan target jadi juara grup. Lupakan kegagalan tiga poin di Laos ini. Kami masih punya dua pertandingan sisa, maka harus kerja lebih maksimal lagi. Jangan sampai target meleset,” tegasnya.

Selain gagal meraih angka penuh, hasil akhir tanpa gol di kandang Lao FC sendiri menjadi laga pertama bagi Persib gagal mencetak gol di laga resmi. Ketika menghadapi New Radiant, Ayeyawady United, dan Lao FC di Bandung plus dua laga melawan Semen Padang dan Pelita Bandung Raya, Maung Bandung selalu mencetak gol. Pertandingan terakhir dimana Persib gagal mencetak gol terjadi ketika kalah 0-4 dari Hanoi T&T di babak play-off zona Asia Timur kompetisi Asian Champions League (ACL) 2015.

Pada laga yang digelar di Stadion National Sports Complex, Vientiane, Rabu (15/4) tersebut. Persib memang dibuat kerepotan oleh permainan disiplin Lao FC. Pelatih Emral Abus menyatakan, David Booth telah sukses mempelajari dengan baik karakter permainan Persib yang cukup mengandalkan kinerja dari kedua sayap. Ketika Atep dan M. Ridwan yang diturunkan sebagai winger mampu dipersempit ruang geraknya. Permainan Persib menjadi sulit berkembang.

“Pertandingan ini berjalan sulit, tempo permainan cepat dengan intensitas jual beli serangan cukup tinggi. Lawan juga bagus dalam organisasi bertahan. Kami memang menciptakan cukup banyak peluang, tapi sayang, tidak satupun bisa mencetak gol,” pungkas Emral seperti dilansir laman resmi Persib.

Muhammad ginanjar
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
53 menit yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
3 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
3 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
3 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
3 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved