Dewan Sayangkan Arab Saudi Tak Beri Tahu Eksekusi Zaenab

Rabu, 15 April 2015 - 14:17 WIB
Dewan Sayangkan Arab...
Dewan Sayangkan Arab Saudi Tak Beri Tahu Eksekusi Zaenab
A A A
BANGKALAN - Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengkritik sikap Pemerintah Arab Saudi atas eksekusi mati terhadap TKI asal Bangkalan, Siti Zaenab. Karena, Arab Saudi tidak memberi tahu pelaksanaan hukuman mati Zaenab sebelum dieksekusi.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi C DPRD Jatim dari Fraksi Partai Persatuan Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Mahfud, saat mendatangi rumah duka di Desa Martajasah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Rabu (15/4/2015).

"Kami ikut prihatin dan menyayangkan pihak Arab Saudi yang tidak memberitahukan pelaksanaan hukuman pancung kepada pemerintah Indonesia," timpal Mahfud ketika dikonfirmasi wartawan.

Seharusnya, sambung pria asal Bangkalan ini, Pemerintah Arab Saudi memberikan informasi pada pemerintah Indonesia terkait pelaksanaan hukuman mati terhadap Siti Zaenab. Kemudian bisa disampaikan kepada pihak keluarga sehingga tidak kaget.

"Apakah pelaksanaan hukum mati terhadap Siti Zaenab yang tidak memberikan informasi pada pemerintah Indonesia sebelumnya ini, dibenarkan secara diplomasi?. Tentunya dengan adanya eksekusi mati ini membuat semua kalangan terkejut, terutama keluarga," paparnya.

Dengan adanya kasus Siti Zaenab ini, sambung Mahfud, pemerintah harus intropeksi dalam melindungi TKI.

Sehingga kedepan jika ada kasus serupa bisa ditangani secara cepat, tepat dan memuaskan keluarga TKI yang tersangkut persoalan hukum.

"Kami berharap kasus serupa tidak terulang kembali pada masa mendatang. Cukup ini yang terakhir," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
3 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
3 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
5 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
5 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
5 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved