Kembalikan Kejayaan Sungai Bengawan Solo

Senin, 13 April 2015 - 11:46 WIB
Kembalikan Kejayaan...
Kembalikan Kejayaan Sungai Bengawan Solo
A A A
SOLO - Pemkot Solo menggelar lomba kreasi getek bertajuk Bengawan Solo Gethek Festival 2015, kemarin. Acara tersebut digelar untuk mempromosikan kembali sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut di tingkat nasional dan internasional.

Sebanyak 23 getek yang berasal dari berbagai instansi dan kelompok masyarakat menyusuri sungai mulai dari Kampung Ngepung Kecamatan Pasar Kliwon hingga Pucangsawit, Kecamatan Jebres sepanjang 4,2 kilometer. Seluruh getek peserta tampil dengan aneka kreasi seperti replika binatang dan Pangeran Diponegoro.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, acara tersebut digelar untuk mempromosikan kembali potensi yang ada di Bengawan Solo. Mulai dari potensi air, potensi budaya, potensi masyarakat, hingga potensi wisata di sepanjang aliran sungai tersebut. Menurutnya, sungai tersebut pernah mengalami masa kejayaan sebelum Indonesia merdeka.

Pada masa itu, Sungai Bengawan Solo menjadi jalur transportasi penting yang menghubungkan Kota Solo dengan wilayah-wilayah lain yang ada di Pulau Jawa. Bahkan, transportasi sungai bisa menjangkau hingga wilayah- wilayah pesisir yang ada di utara Pulau Jawa. Apalagi sungai itu bermuara langsung di Laut Jawa, tepatnya di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur.

Selain transportasi, Bengawan Solo juga merupakan jalur strategis dalam bidang perekonomian. Saat jalan raya belum mendominasi, distribusi barang masih menggunakan sungai tersebut. Dengan sejarah yang panjang itu, Wali Kota ingin membangkitkan kembali kejayaan Sungai Bengawan Solo.

Salah satunya dengan acara lomba kreasi getek tradisional. Getek dipilih karena alat transportasi itu sangat murah dan sempat menjadi alat transportasi populer selain perahu. “Dahulu itu moda angkutan sungai sangat sederhana, mereka menggunakan getek yang bahan bakunya berasal dari bambu yang dikaitkan dengan tali,” ucapnya.

Sementara, Kepala Disbupar Kota Solo, Eny Tyazni Suzana mengatakan, festival tersebut diikuti sekitar 23 getek dari berbagai instansi dan kelompok masyarakat. Selain itu, sehari sebelumnya juga digelar lomba perahu kano yang diikuti puluhan peserta dari seluruh Indonesia.

Arief setiadi
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
1 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
3 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
3 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
6 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
7 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Upaya Mengatasi Banjir...
Upaya Mengatasi Banjir di Jakarta, 13 Sungai Dikeruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved