Mau Kabur, Pelaku Jambret Ditembak

Jum'at, 10 April 2015 - 15:47 WIB
Mau Kabur, Pelaku Jambret...
Mau Kabur, Pelaku Jambret Ditembak
A A A
BATAM - Jajaran Reskrim Polsek Bengkong, mengungkap kawanan jambret yang sering beraksi di Kota Batam. Satu dari tiga kawanan pelaku, terpaksa ditembak kakinya saat mau melarikan diri dari pengejaran polisi.

Menurut Kapolsek Bengkong, AKP Syamsurizal, pengungkapan kawanan pelaku jambret ini, berdasarkan laporan korban atas nama, Era Mistati, korban mengaku menjadi korban jambret di sekitaran Shopping Center, Bengkong, Rabu 8 April lalu.

"Saat menerima laporan korban, anggota langsung mengejar pelaku dan melacak kawanan pelaku melalui hape milik korban," ujar Syamsurizal, Jumat (10/4/2015).

Saat melacak telepon seluler (ponsel) korban yang dibawa pelaku, sambungnya, anggotanya melakukan penjebakan dan menyamar sebagai pembeli ponsel milik korban yang dipegang oleh Safril (25).

Setelah sepakat, polisi yang menyamar mendatangi lokasi transaksi jual beli ponsel di sekitar Pasar Avava, Jodoh.

"Saat bertemu dengan pelaku, anggota (Buser) langsung menangkap pelaku dan dari tangan pelaku diamankan satu unit I Phone dan tas berisikan dokumen pribadi milik korban, " timpalnya.

Setelah Safril tertangkap dan digelandang ke Polsek Bengkong, kata Kapolsek, pengembangan dilakukan oleh Katim Buser Polsek Bengkong, Brigadir Leo Chandra, teman Safril, Jhoni di salah satu kos-kosan di Bengkong Indah. "Saat digerebek, Jhoni mau melarikan diri. Makanya, dia (Jhoni) ditembak," katanya.

Dari tangan Jhoni, sambungnya, diamankan sejumlah barang bukti satu tas yang didalamnya berisi kartu identitas dan ATM atas nama Carina warga perumahan Sengkuang Raya.

Tas tersebut ternyata hasil jambretan di kawasan Nagoya Hill. Selain tas dan beberapa unit ponsel hasil jambretan dan satu unit sepeda motor Satria FU putih BP 5353 JR tanpa dokumen yang dipakai oleh dua pelaku itu.

"Menurut pengakuannya, mereka sudah lima kali beraksi di beberapa wilayah di Kota Batam. Dua kali di Bengkong, daerah Lubukbaja dua kali dan Batuaji sekali," ujarnya.

Dari komplotan ini, katanya, satu kawanan pelaku berinisial "Lf" berhasil melarikan diri sebelum polisi mendatangi kosan Jhoni dan sampai saat ini Lf masuk daftar pencarian orang (DPO). "Lf bukan joki, melainkan pemetik atau pelaku jambret," timpalnya.

Menurut pengakuan Safril, dia dan dua temannya sering melakukan penjambretan selama dua bulan belakangan ini dan sudah berhasil menjambret lima kali.

"Yang pertama, kedua dan ketiga saya bersama Lf. Yang keempat di Nagoya Hill dan terakhir di Shopping Center saya sama Jhoni," katanya.

Jhoni menambahkan, semua hasil jambretannya sudah banyak yang dijual dan hasil penjualan jambretan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga untuk foya-foya.

"Kami bertiga menganggur dan baru dua bulan di Batam, makanya untuk biaya sehari-hari kami menjambret," paparnya.

Saat ditanyai dokumen kendaraan yang sering digunakan untuk menjambret, Jhoni mengatakan, dokumen atau STNK kendaraan motor itu dibawa oleh Lf. "STNK motornya dibawa Lf," ujar Jhoni.

Akibat perbuatannya kedua pelaku akan dikenai Pasal 363 KUHP ayat 1 huruf e dengan ancaman tujuh tahun penjara.
()
Berita Terkait
Tabrak Mobil dan Motor,...
Tabrak Mobil dan Motor, 2 Jambret HP di Tangsel Ditangkap Warga
Buka Lomba Digitalisasi...
Buka Lomba Digitalisasi Pasar 2025, Pramono: Copet dan Preman Perlahan-lahan Hilang
Pencopet di Demo Buruh...
Pencopet di Demo Buruh Depan DPR Diamankan
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Jeon Hye Bin Kecopetan...
Jeon Hye Bin Kecopetan Rp177 Juta di Ubud, Puji Polisi dan Jaga Citra Bali
Incar Anak Kecil, 2...
Incar Anak Kecil, 2 Penjambret Handphone di OKU Timur Ditangkap
Berita Terkini
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
43 menit yang lalu
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
2 jam yang lalu
Operasi Patuh Jaya 8-21...
Operasi Patuh Jaya 8-21 Juni 2026, Pengendara Copot Pelat Nomor Jadi Target
4 jam yang lalu
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
5 jam yang lalu
Kejari Manggarai Barat...
Kejari Manggarai Barat Setor Rp2 Miliar Uang Korupsi ke Kas Negara
6 jam yang lalu
Macet Parah, Pengendara...
Macet Parah, Pengendara Diminta Hindari Exit Tol Sentul Selatan
7 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved