Pasar Baru Ditertibkan

Kamis, 09 April 2015 - 09:45 WIB
Pasar Baru Ditertibkan
Pasar Baru Ditertibkan
A A A
BANDUNG - Sebanyak 21 orang yang diduga preman, pedagang asongan, dan gelandangan diamankan tim gabungan dalam razia di Pasar Baru Bandung kemarin. Razia dilakukan untuk memberi rasa aman bagi pengunjung.

Razia dilakukan tim gabungan yang terdiri dari Polrestabes Ban dung, Satpol PP, TNI, dan Koramil. Operasi tersebut, dilakukan kesekian kalinya diPasar Baru Bandung. Sebelumnya, jajaran Polrestabes Bandung juga telah mengamankan puluhan orang yang diduga preman dan calo Pasar Baru.

Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Dhafi menuturkan, beberapa hari ini, pihaknya menerima laporan dari para wisatawan, dimana mereka merasa tidak nyaman ketika berbelanja diPasar Baru. “Beberapa waktu lalu ada masyarakat yang mengeluhkan tak nyaman belanja di sini (Pasar Baru) karena ada orang yang tak berkepentingan di pasar, tapi berada di pasar.

Orangorang ini juga terkesan ada yang mengajak, memaksa ke took-toko tertentu (percaloan). Kemudian ada pedagang asongan dan kaki lima yang layaknya tak berada diruas pejalan kaki. Kemudian masalah parkir yang seharusnya tak parkir, tapi ada kendaraan parkir,” katanya. Mereka yang diamankan ter sebut kemudian dikumpulkan dan dipanggil untuk dila kukan pembinaan di tempat.

Diakui dia, polisi tidak hanya bertugas penertiban preman, namun juga pelanggaran lain seperti masalah parkir, pedagang asongan, dan gepeng. “Satpol PP pun sama, jika ada pelanggaran lalu lintas, ya diamankan juga,” jelasnya. Ketika disingung berapa orang yang di amankan dalam penertiban tersebut.

Dahfi menyebutkan ada 21 orang yang diamankan. “21 orang ini ada indikasi premanisme, pedagang aso ngan, gepeng, pelajar juga diamankan,” terangnya. Diakui dia, razia ini akan terus dilakukan sekaligus memberikan contoh kepada para sekuriti diPasar Baru. “Sekalian memberikan pelajaran kepada sekuriti di Pasar Baru seharusnya seperti apa.

Sehingga betul-betul aman, baru kami akan lepas sedikit demi sedikit. Hingga ke depannya para petugasnya ini maksimal,” tuturnya. Sementara itu, Asep Setiawan, 31, mengaku terkejut atas razia tersebut. Dia mengaku tibatiba petugas datang, lalu me nariknya. Dia ikut digiring bersama pemuda lainnya. Pada saat itu, Kartu Tanda Penduduknya (KTP) pun disita petugas.

“Diperiksa juga sudah. Saya bingung tidak tahu apa-apa, tapi dibawa petugas. Pada hal saya cuman jualan di pinggir jalan,” kata Asep. Asep memperlihatkan selembar kertas yang didapatkannya setelah diperiksa dipos depan Pasar Baru. Pada kertas tersebut Asep dinilai bersalah lantaran berjualan di tempat terlarang. Padahal dia sudah berjualan selama lima tahun disamping Pasar Baru.

“Baru kali ini ada razia. Kami cuma jualan cari nafkah. Bukan malak atau memeras. Saya juga jualannya sambil jalan bukan menetap. Kalau memang razia preman seharusnya pedagang tidak kena razia,” katanya. Sedangkan salah seorang pengunjung Suryaman, 50, mengaku terkejut ketika petugas menyisir tempat tersebut. Awalnya dia menyangka penyisiran itu ada penangkapan penjahat.

“Tadinya serem juga, tapi begitu tahu razia preman jadi tenang sewaktu kami berbelanja tadi,” katanya. Kendati begitu, dia mendukung kegiatan yang dilakukan para petugas terutama pada akhir pekan. Hal tersebut dilakukan guna menciptakan ketertiban dan kenyamanan pengunjung ketika berbelanja, pasalnya yang datang ke Pasar Baru ini tak hanya warga lokal. “Sedikit membuat tenang kalau setiap hari ada razia seperti ini. Tapi juga jangan terlalu berlebihan. Yang tidak terin di kasi preman jangan ditindak,” tuturnya.

Agie permadi
(bbg)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
6 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
6 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
6 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
6 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
7 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved