7 TKI Asal Bengkulu Jadi Buronan Polisi Jepang

Senin, 06 April 2015 - 17:42 WIB
7 TKI Asal Bengkulu...
7 TKI Asal Bengkulu Jadi Buronan Polisi Jepang
A A A
BENGKULU - Kabid Pelatihan dan Produktifitas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu Halomoan Silalahi menyebutkan, Negara Jepang resmi mengeluarkan daftar hitam terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Provinsi Bengkulu.

Kebijakan dikeluarkan akibat kaburnya 7 orang TKI asal Bengkulu yang bekerja di Jepang sejak pertengahan tahun 2014. "Ketujuh TKI asal Provinsi Bengkulu itu, kini jadi buronan polisi Jepang yang hingga sekarang belum diketahui keberadaannya," ungkap Silalahi.

Dijelaskan, Provinsi Bengkulu tidak bisa mengirimkan TKI ke Jepang, sebelum ketujuh buronan itu diketemukan dan menyerahkan fotokopi Paspor mereka pada pemerintah Jepang.

"Ketujuh TKI yang kabur itu diantaranya, Restu Febrian Candra Asal Kabupaten Rejang Lebong, Charponest Herizon dan Benny Putra Pardamaian, asal Kabupaten Kepahiang, Khairan Saputra dan Hanif Sukmantri asal Kabupaten Seluma serta Sukriyanto dan Akhmad Saihul Arif asal Kota Bengkulu," tutur Silalahi.

Disnakertrans Provinsi Bengkulu sudah berupaya menghubungi pihak keluarga ketujuh orang TKI tersebut. Namun para keluarga mereka tidak memberi respon, bahkan terkesan menutup-nutupi informasi terkait keberadaan ketujuh TKI itu.

"Ketujuh TKI asal Bengkulu dipastikan sudah tidak bekerja di perusahaan yang melakukan kontrak kerja, sebelum ketujuh TKI ini berangkat ke Jepang sebagai perusahaan penjamin," terang Silalahi.

Hasil penelusuran Disnakertrans Provinsi Bengkulu, ketujuh TKI asal Bengkulu sudah tidak menempati tempat tinggal sesuai dengan alamat yang diberikan pihak perusahaan Pengiriman Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTIK).

"Kami telusuri alamat tempat tinggal mereka, tapi juga sudah tidak terlacak. Bahkan, rekan satu rombongan saat berangkat meninggalkan Bengkulu juga tidak tahu mereka berada dimana," pungkas Silalahi.
(nag)
Berita Terkait
3 Tahun Jadi Buronan...
3 Tahun Jadi Buronan Polda Sumut, Atek Ditangkap Interpol di Malaysia
Buronan Mitsuhiro Taniguchi...
Buronan Mitsuhiro Taniguchi Segera Dideportasi ke Jepang
KPK Tangkap Buronan...
KPK Tangkap Buronan Kasus e-KTP Paulus Tannos di Singapura
Dikawal Ketat, Buronan...
Dikawal Ketat, Buronan Nomor 1 Thailand Chaowalit Thongduang Dideportasi
Buronan Paulus Tannos...
Buronan Paulus Tannos Berhasil Ditangkap, tapi Tak Bisa Dibawa ke Indonesia
Buronan Asal Thailand...
Buronan Asal Thailand Gunakan KTP Palsu Bernama Sulaiman saat Sembunyi di Indonesia
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
7 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
9 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
9 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
11 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
11 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
12 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved