Pagar Nusa Apel Setia NKRI

Senin, 30 Maret 2015 - 11:49 WIB
Pagar Nusa Apel Setia...
Pagar Nusa Apel Setia NKRI
A A A
SEMARANG - Lapangan Pancasila Simpanglima Kota Semarang dipenuhi ribuan anggota Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa dari berbagai daerah, kemarin.

Mereka menggelar Apel Akbar Nasional Kesetiaan NKRI untuk menolak penyebaran paham Islamic State of Iraq and Syria(ISIS) di Indonesia. Dalam kesempatan itu, hadir pula para petinggi Nahdlatul Ulama seperti Wakil PBNU Asad Said Ali, Ketua Umum Pagar Nusa Aizzudin Abdurrahman, Bupati Tegal Ki Enthus Sudarmono dan para tokoh NU lainnya.

Menteri Riset dan Teknologi Mohamad Nasir juga hadir di tengah-tengah tamu undangan. Ketua Umum Pagar Nusa Aizzudin Abdurrahman mengatakan, apel ini merupakan refleksi dari keluarga besar Pagar Nusa untuk mengantisipasi ancaman terorisme dan radikalisme.

Menurut dia, kehadiran paham ISIS sudah sangat meresahkan masyarakat. “Isu terorisme dan radikalisme khususnya ISIS saat ini merupakan ancaman bagi keutuhan NKRI. Untuk mengatasinya, diperlukan keterlibatan semua elemen masyarakat untuk bersatu melawannya,” kata dia.

Menurut Gus Aiz, panggilan akrab Aizzudin, paham ISIS merupakan paham yang sangat berbahaya. Ini adalah aliran keras yang dapat memecah belah keutuhan bangsa. Menristek Muhammad Nasir mengatakan, keterlibatan elemen masyarakat seperti Pagar Nusa tersebut merupakan hal yang positif untuk menangkal masuknya paham ISIS di Indonesia.

Sebab pemerintah tidak akan mungkin mampu mengatasi permasalahan itu seorang diri. “Kami sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan temanteman Pagar Nusa dan NU dalam penolakan paham ISIS ini. Kami yakin, bahwa NU merupakan sebuah organisasi yang berada di garda terdepan untuk keutuhan NKRI dan melawan semua bentuk radikalisme,” kata dia.

Selain itu lanjut Nasir, pihaknya juga terus meningkatkan pengawasan terhadap perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mencegah masuknya paham ISIS di kalangan cendekiawan di Indonesia.

Sejauh ini lanjut Nasir, belum ada laporan kepada dirinya mengenai kampus yang menjadi sarang ajaran radikalisme dan terorisme. Namun begitu, pihaknya mengaku akan terus memantau agar hal itu tidak terjadi.

Andika prabowo
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
4 jam yang lalu
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
5 jam yang lalu
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
5 jam yang lalu
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
5 jam yang lalu
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
7 jam yang lalu
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
12 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Buah Apel...
5 Manfaat Buah Apel bagi Kesehatan, Turunkan Risiko Sakit Jantung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved