Warga dan Petani Kumpulkan Sampah Secara Massal

Senin, 30 Maret 2015 - 10:24 WIB
Warga dan Petani Kumpulkan...
Warga dan Petani Kumpulkan Sampah Secara Massal
A A A
PURWAKARTA - Ratusan warga dan petani ikan keramba jaring apung (KJA)menggelar aksi pungut sampah di perairan Waduk Jatiluhur, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, kemarin.

Kegiatan gotong royong yang gagas dan diprakarsai Paguyuban Pembudidayaan Ikan Keramba Jaring Apung (PPIKJA) Jatiluhur ini sebagai salah satu upaya mengembalikan kondisi waduk terbesar di Asia Teng gara ini. Dengan begitu keadaan waduk yang kotor dan tercemar men jadi bersih dan kembali kepada kondisi semula.

Dari pantauan di lapangan, sebelum kegiatan digelar pihak PPI-KJA membagikan 1.000 kantung sampah plastik ber ukuran besar kepada masyarakat sekitar dan petani ikan KJA. Mereka langsung turun bersama-sama memungut sampah-sampah yang tersebar di beberapa titik di waduk tersebut.

Bahkan, pembersihan sampah tidak hanya dilakukan di pesisir waduk, namun juga di tengah perairan. Ribuan sampah, baik sampah plastik, kardus, busa maupun sampah yang berasal dari tetumbuhan, seperti kayu, bambu dan juga dedaunan berhasil diangkat dan dikumpulkan oleh mereka.

“Kegiatan pungut sampah ini diambil untuk membersihkan air danau Jatiluhur dari sampah. Apalagi Penertiban KJA yang dilakukan pemerintah daerah dan PJT II Jatiluhur beberapa waktu lalu menyisakan banyak material yang tertinggal. Ini juga bagian dari memdukung program Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi agar Pur wakarta besih dan bebas sampah,”kata Ketua PPI-KJA Jatiluhur Purwakarta Yana Setiawan disela-sela kegiatanya.

Selain dari dimanfaatkan untuk irigasi dan sumber air minum untuk warga Jakarta, Waduk Jatiluhur juga menjadi ikon wisata yang patut dibanggakan. Untuk itu pihaknya mulai hari ini berkomitmen berkeinginan menjaga dan mengembalikan Waduk Jatilulur pada kondisi semula.

“Lingkungan bersih, hidup pun jadi sehat. Manfaat Waduk Jatiluhur ini sangat banyak untuk itu jangan sampai tercemar kembali. Kami pun mendukung proses pengerucutan jumlah KJA yang dilakukan pemerintah jika itu bertujuan demi ling kungan. Kami harapkan penertiban dilakukan dengan baik. Dan satu lagi penertiban KJA ini menyisakan banyak sampah dimana-mana, jadi tolong dibersihkan juga, “tutur dia. Selain sampah-sampah yang berserakan di perairan, mereka juga membersihkan eceng gondok yang banyak tumbuh.

Didin jalaludin
(bhr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
9 menit yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
10 menit yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
1 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
2 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
3 jam yang lalu
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved