78 Pabrik di Banten Ancam Kesehatan Warga

Rabu, 25 Maret 2015 - 12:13 WIB
78 Pabrik di Banten...
78 Pabrik di Banten Ancam Kesehatan Warga
A A A
SERANG - Provinsi Banten saat ini memiliki 78 pabrik kimia. Dimana pabrik tersebut menghasilkan bahan berbahaya dan beracun, yang mengancam kesehatan warga jika tidak dilakukan pencegahan terhadap bencana industri tersebut.

Menurut Kepala Seksi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Banten Uus Koeswoyo 78 pabrik yang ada di Banten terbagi dalam empat zona. Untuk zona satu berada di Anyer hingga perbatasan Ciwandan, kemudian zona dua berada di Ciwandan sampe Cilegon. Zona tiga pada kawasan Gerem sampai Cilegon dan zona empat berada di Cilegon hingga Merak.

“Semua itu industri yang memproduksi bahan kimia, dengan pencemaran udara yang sangat tinggi, namum data jenis pencemaran belum pasti,tapi semuanya tergolong dalam limbah bahan berbahaya dan beracun (B3),” kata Uus ditemui dikantornya, Rabu (25/3/2015).

Dikatakan, ancaman yang bisa terjadi adalah terjadinya kebocoran pada pembuangan uap industri dan reaktor pengolahan bahan. Selain itu limbah yang dihasilkan dikhawatirkan belum disteralisasi, sehingga bisa merugikan masyarakat.

“Kesemuanya itu memproduksi limbah pabrik petrokimia yang menghasilkan Plastik, karbon dan pabrik-pabrik petrokimia lainnya,” terangnya.

Akibatnya lanjut Uus, bila limbah bersentuhan langsung dengan manusia bisa menimbulkan penyakit, jika lewat udara penyakit pernafasan, ISPA serta bisa juga menyebabkan kanker otak. Dan jika bersentuhan langsung bisa menyebabkan penyakit kulit.

“Akibat bencana industri ini bisa menyebabkan kematian jika tidak ada pencegahan dan mitigasi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi," sebutnya.
(nag)
Berita Terkait
Kritis Pencemaran Lingkungan
Kritis Pencemaran Lingkungan
Legislator Apresiasi...
Legislator Apresiasi Polda Riau Tindak Tegas Korporasi Perusak Lingkungan
Anggap Ganggu Kesehatan,...
Anggap Ganggu Kesehatan, Warga Minta Pabrik Aspal di Pana Berhenti Operasi
Fenomena Aneh, Aliran...
Fenomena Aneh, Aliran Sungai di Jembatan Tarikolot Sempat Berbusa seperti Awan
Kendalikan Pencemaran...
Kendalikan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, MIND ID dan KLHK Bersinergi
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
5 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
7 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
7 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
8 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
10 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved