Sewindu Ki Hadi Sugito, Wayangan 3 Hari 3 Malam

Sabtu, 21 Maret 2015 - 07:17 WIB
Sewindu Ki Hadi Sugito,...
Sewindu Ki Hadi Sugito, Wayangan 3 Hari 3 Malam
A A A
KULON PROGO - SEWINDU sudah almarhum Ki Hadi Sugito dimakamkan di makam Gentan yang berada di komplek Masjid Tiban Al Muhajirin, di Pedukuhan Gentan, Tayuban Panjatan, Kulonprogo.

Beliau dulunya dikenal sebagai dalang kondang, yang konsisten menjaga pakem seni pakeliran. Sejumlah seniman Kulonprogo, secara khusus menggelar peringatan sewindu Ki Hadi Sugito.

Iring-iringan bregodo Jogoboyo dari Desa Tayuban membuka kirab peringatan sewindu meninggalnya Ki Hadi Sugito. Menempuh rute dari Sanggar Mardi Iromo, mereka mengelilingi kampung, tempat masa kecil Ki Hadi Sugito.

Di belakangnya, Bregodo dari Blubuk, Sendangsari, keluarga Ki Hadi Sugito dan juga Paksikaton ikut dalam kirab ini. Suara seruling dan gamelan pasukan menampah rancak kirab yang berakhir di komplek Masjid al Muhajirin.

Kirab ini hanyalah bagian dari peringatan Sewindu Meninggalnya Ki hadi Sugito. Usai kirab, rombongan dan keluarga melakukan ziarah, tabur bunga dan doa bersama di pusara tokoh seniman yang meninggal pada 9 Januari 2008 silam.

“Kirab ini hanya pembukaan, nanti akan nada pentas wayang kulit dan wayang orang untuk mengenang jasa beliau dalam mengembangkan dan menjaga seni pewayangan,” jelas Ketua Sewindu Bambang Sumbogo, yang menjadi ketua panitia.

Menurut Bambang, pada malam hari sebelum kirab juga dilakukan pengajian dan dzikir bersama. Sedangkan pada malam harinya ditampilkan pentas wayang kulit oleh Ki Dimas Sutono Hadi Sugito yang merupakan cucu dari Ki Hadi Sugito.

Pada Sabtu malam, juga digelar pentas wayang orang oleh paguyuban Panca Budaya. Dilanjutkan dengan pentas wayang Ki Agus Hadi Sugito dari Prambanan. Pada Minggu Siang juga ada pentas wayang kulit oleh Ki Rekso hadi Sugito.

Malam harinya, pentas dilakukan oleh Ki Joko Sumitro yang merupakan adik dari Ki Hadi Sugito. “Kita ingin mikul duwur mendhem jero (melestarikan budaya dan menjunjung tinggi ajaran) beliau,” kata mantan Ketua Dewan Kebudayaan Kulonprogo ini.

Ki Sumbodo yang merupakan putra kedua dari Ki Hadi Sugito mengaku terharu dengan digelarnya peringatan Sewindu Meninggalnya Ki Hadi Sugito. Keluarga tidak pernah meminta, tetapi justru masyarakat yang secara swadaya menggelar acara ini.

Keluarga berharap, peringatan ini bisa menjadi momentum bagi generasi muda untuk kembali mencintai wayang kulit. Di mana banyak pemuda yang tidak paham dunia pewayangan, karena semakin banyaknya budaya asing melalui film dan televisi.

“Bapak tidak pernah mengejar materi, apa yang dilakukan hanya untuk menjaga persaudaraan,” terangnya.

Sebagai anak tertua pasca kakaknya meninggal, Sumbodo mengaku memilki tanggungjawab untuk melestarikan dan menjaga pakem wayang kulit. Salah satunya dalam hal limbukan dan goro-goro, hanya bagian kecil dari penggalan cerita.

Sehingga, hal itu tidak bisa diperpanjang, karena akan merusak cerita. “Seluruh keturunan banyak yang menjadi dalang, semua sepakat menjaga pakem itu. Limbukan atau goro-goro tidak bisa lama,” tandasnya.

Sumbodo sendiri melihat ayahnya merupakan sosok pahlawan budaya, yang telah banyak mengajarkan budaya pewayangan. Tidak hanya anak, tetapi seni pewayangan juga turun kepada cucu-cucunya.
(san)
Berita Terkait
Dipenuhi Karangan Bunga,...
Dipenuhi Karangan Bunga, Keluarga Muhammad Prakosa Gelar Tahlil Selama Sepekan
Obituari KH Noer Muhammad...
Obituari KH Noer Muhammad Iskandar, Pendiri Pondok Pesantren Asshiddiqiyah
Obituari Earnie Shavers...
Obituari Earnie Shavers Petinju Pemilik Pukulan Terkeras dalam Sejarah Tinju
Obituari Eder Jofre:...
Obituari Eder Jofre: Juara Dunia 2 Divisi Pengguncang Jagat Tinju
Obituari Antonio Inoki:...
Obituari Antonio Inoki: Bapak Gulat Pro Jepang Musuh Muhammad Ali
Mengenang Rangkulan...
Mengenang Rangkulan Gus Kamil di Bandara Soetta
Berita Terkini
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
6 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
17 menit yang lalu
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
2 jam yang lalu
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
2 jam yang lalu
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
3 jam yang lalu
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
4 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved