Rapat Belum Selesai, Warga Sudah Menolak

Jum'at, 20 Maret 2015 - 10:19 WIB
Rapat Belum Selesai,...
Rapat Belum Selesai, Warga Sudah Menolak
A A A
PALEMBANG - Rapat sosialisasi pembangunan kolam retensi Daerah Aliran Sungai (DAS) Bendung dengan warga akhirnya tidak memperoleh kesepakatan, kemarin.

Mayoritas warga yang berasal lebih dari lima Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II keluar dari forum rapat yang digelar di aula Kecamatan IT II. Mereka kompak penolakan rencana pembangunan kolam retensi DAS Bendung. Rapat yang berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB, awalnya cukup ramai diikuti warga dari perwakilan RT 4, 5, 6, 7, 9, dan 12.

Namun, sesaat setelah proses pemaparan yang dilakukan langsung pihak Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII, warga langsung menyatakan ketidaksetujuan pembangunan kolam retensi yang juga dilengkapi dengan pompa pengendali banjir . Rochman, 36, warga RT 5 mengatakan, ia tidak setuju pembangunan di lahan miliknya.

Apalagi dengan nilai ganti rugi tidak sesuai. Ia mengaku sudah cukup lama tinggal di kawasan ini, hingga tidak berkenan pindah hanya untuk membuat kolam retensi pengendali banjir. “Mau, nantinya nilai ganti rugi di atas Rp5juta/meter juga saya tidak mau. Banjirnya langsung buang saja ke sungai, tak perlu kami yang pindah,” ungkapnya dengan nada kesal.

Akan tetapi, meski sebagian besar warga menyatakan ketidaksetujuannnya, pihak Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Provinsi Sumsel serta Balai Besar, masih tetap melanjutkan tujuan penyelenggaraan sosialisasi tersebut.

“Rapat ini, baru sebatas sosialisasi untuk kemudian warga mengetahui fungsi dibangun kolam itu,” kata Camat IT II Syahrulgama di hadapan warga. Sementara ini, nilai ganti rugi lahan dengan batas tertinggi yakni sekitar Rp2.050.000/meter. Satker Balai Besar Sungai Sumatera VIII Syahril mengatakan, pembangunan kolam retensi DAS Bendung memerlukan lahan sekitar 1,5-1,7 hektare.

Terdapat sekitar lebih dari lima RT lahannnya dibutuhkan dengan anggaran hingga Rp200 miliar. “Iya, tadi rapat belum selesai, tapi warganya sudah menolak. Rapat sebelumnya, warga malah menyangka akan dibangun mal,” katanya.

Tasmalinda
(bhr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved