Alasan Ahok Beri Password E-budgeting ke Ketua DPRD

Kamis, 19 Maret 2015 - 17:14 WIB
Alasan Ahok Beri Password...
Alasan Ahok Beri Password E-budgeting ke Ketua DPRD
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui memberikan password e-budgeting kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Pemberian itu dilatari keinginan menjalin kerja sama yang baik.

Kerja sama yang dimaksud adalah melakukan pemantauan bersama untuk mengetahui oknum yang bermain di APBD DKI.

"Mengawasi semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), kalau ada yang ragu nilainya enggak benar, atau pengadaannya enggak benar, langsung pakai password ketua (DPRD), di-lock. Saya pun enggak bisa buka," tutur Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/3/2015).

Meski demikian, kata dia, dirinya mengetahui SKPD mana yang bermain di dalam APBD DKI. Jika hal itu sudah terbukti, maka dirinya akan memanggilnya dan dikenakan sanksi.

"Cuma saya bisa tahu ini SKPD enggak bisa pakai item ini karena ketua menguncinya. Nah nanti kami panggil mereka, kenapa sampai ketua mengunci? Kalau banyak yang kunci, berarti staf SKPD enggak benar kami stafkan. Ini adalah kerja sama yang sangat baik antara legislatif dan eksekutif," paparnya.

Hal itu dilakukan, kata dia, agar tidak ada fitnah lagi antara DPRD DKI Jakarta dan Pemprov DKI. "Jadi kalau sudah jadi (sistem e-budgeting), mereka (DPRD) awasi yang sudah diisi SKPD, kita enggak mau ada SKPD nanti fitnah DPRD lagi. Jadi ini fungsi pengawasan," tukasnya.

Prasetyo menanggapi positif inisiatif Ahok yang memberi password e-budgeting. "Jadi fungsi saya sebagai badan pengawas jalan. Kalau sekarang kan enggak, SKPD nakal, DPRD nakal, main sahut-sahutan. Di sinilah mungkin komunikasi saya dengan Pak Gubernur kurang baik. Tapi sekarang saya diberi satu kesempatan oleh Gubernur, ayo saling mengawasi untuk kepentingan masyarakat, saya rasa itu," tuturnya.
(mhd)
Berita Terkait
APBD DKI Jakarta 2024...
APBD DKI Jakarta 2024 Diperkirakan Rp81,58 Triliun
Dibahas di Puncak, APBD...
Dibahas di Puncak, APBD Perubahan DKI Akan Disahkan 13 November 2020
Target Pajak 2021 Senilai...
Target Pajak 2021 Senilai Rp41,5 Triliun Dinilai DPRD DKI Membebani Masyarakat
DPRD-Pemprov Bahas APBD...
DPRD-Pemprov Bahas APBD Perubahan 2020 dan RAPBD DKI 2021 secara Pararel di Puncak
DPRD Sepakati APBD DKI...
DPRD Sepakati APBD DKI Jakarta 2022 Sebesar Rp82,47 Triliun
PKB: APBD DKI Diprioritaskan...
PKB: APBD DKI Diprioritaskan untuk Pembangunan Masyarakat
Berita Terkini
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
16 menit yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
1 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
1 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
2 jam yang lalu
JKF 2026 Tegaskan Perkuat...
JKF 2026 Tegaskan Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Global
4 jam yang lalu
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
4 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved