Shelter PKL Kariadi Dinilai Proyek Siluman

Kamis, 19 Maret 2015 - 11:37 WIB
Shelter PKL Kariadi...
Shelter PKL Kariadi Dinilai Proyek Siluman
A A A
SEMARANG - Komisi B DPRD Kota Semarang mempertanyakan proyek pembangunan shelter pedagang kaki lima (PKL) di Jalan dr Kariadi. Selain tidak jelas siapa yang bertanggung jawab dalam proyek itu, shelter tersebut juga melanggar peraturan karena dibangun di atas saluran air.

“Shelter PKL itu jadi sorotan masyarakat, kami undang semua pihak yang terkait. Dalam rapat Dinas Pasar tidak tahu siapa yang membangun, begitu juga dengan pihak kelurahan tidak memberikan rekomendasi pembangunan shelter itu. Jadinya kan tidak jelas siapa yang membangun?,” ujar Ketua Komisi B Mualim seusai rapat koordinasi dengan Dinas Pasar, Dinas Tata Kota dan Perumahan (DTKP), Kelurahan Bendungan dan Kecamatan Semarang Selatan kemarin.

Mualim menjelaskan, pihak kelurahan hanya mengetahui soal kebersihan lingkungan dan saluran. Alasan pihak kelurahan tidak memberikan izin karena di lokasi tersebut dilarang untuk berjualan karena berulang kali ditertibkan Satpol PP. Namun entah oleh siapa, shelter tersebut akhirnya dibangun dengan cukup megah.

Guna meminta kejelasan, kata Mualim, Komisi B akan mengundang kembali Dinas Pasar, Asisten Bidang Kerja Sama, Satpol PP dan Kecamatan pada Jumat (20/3). Menurutnya, jika memang sudah ada kerja sama dengan pihak lain harusnya Komisi B diajak bicara. “Kita sama sekali tidak diberi tahu.

Jawaban dinas pasar juga ngambang . Kalo memang sudah ada kesepakatan ya kita kasih tahu dong apa isi kesepakatan itu. Masa sih kami baru tahu begitu dirapatkan,” tandasnya. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Trijoto Sardjoko belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut karena bukan kewenangannya.

Pihaknya meminta waktu untuk menyelesaikan masalah tersebut, mengingat keberadaan PKL di Jalan dokter Kariadi banyak mendapat sorotan dari masyarakat. “Tadi pagi (kemarin) sudah dirapatkan bersama Asisten 1 bidang Kerja sama tapi belum sempat selesai karena beberapa kepala dinas tidak hadir.

Kami tidak bisa beri jawaban soal PKL Karyadi. Kami minta waktu tapi Komisi B minta dirapatkan hari Jumat,” ujarnya. Seperti diketahui, pembangunan shelter PKL di belakang RSUP dr Kariadi dikeluhkan warga, terutama pejalan kaki. Hal itu dikarenakan shelter itu berdiri diatas trotoar jalan dan saluran. Pihak rumah sakit juga protes danmemintaagarPemkotSemarang membongkar bangunan yang belum selesai dibangun itu.

M abduh.
(bhr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
9 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
9 jam yang lalu
Infografis
Pesawat Pengebom Rusia...
Pesawat Pengebom Rusia Dicegat Jet Tempur Siluman F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved