Tuntut Keadilan, Petani Bakar Replika Babi

Kamis, 19 Maret 2015 - 02:01 WIB
Tuntut Keadilan, Petani...
Tuntut Keadilan, Petani Bakar Replika Babi
A A A
KENDAL - Ratusan petani dari Dusun Dayunan, Desa Pesaren, Kecamatan Sukorejo, Kendal, membakar replika babi di depan Pengadilan Negeri (PN), Kabupaten Kendal, Rabu (18/3/2015).

Aksi ini sebagai bentuk protes atas kasus sengketa lahan yang tengah disidangkan di PN setempat.

Para petani menuntut kepada majelis hakim PN Kabupaten Kendal supaya menjatuhkan vonis berdasarkan keadilan, serta berpihak kepada petani. Selain membakar replika babi, petani juga melakukan long march sejauh dua kilometer dari arah barat.

Ketua Paguyuban Petani Kawula Alit Kendal, Ellen mengatakan, aksi petani tersebut sebagai upaya mempertahankan lahan yang selama ini merupakan sumber kehidupannya. Lahan seluas sekitar 16 hektare telah diakuisisi PT Sukarwali Nawa Putra.

Konflik tersebut terjadi saat kepala desa Pesaren mengumpulkan sertifikat tanah pada tahun 1973 tanpa alasan yang jelas. Namun, belakangan diketahui tanah itu telah dijual kepada perusahaan tersebut.

“Masalah sengketa tanah muncul dengan ditandai adanya surat jual beli yang masih multitafsir dan direkayasa oleh pihak-pihak tertentu untuk mengambil keuntungan,” kata Elen, Rabu (18/3/2015).

Sekjen Aliansi Petani Indonesia (API), Muhammad Nuruddin yang ikut dalam aksi unjuk rasa tersebut menyatakan, aksi unjuk rasa ini dilakukan petani dan masyarakat yakni untuk mempertahankan tanahnya.

“Bagi petani, tanah adalah sumber penghidupan dan tanahnya adalah emas yang turun menurun sebagai bukti kasih sayang,”paparnya.

Agenda sidang telah memasuki sidang ke-16 antara petani (selaku tergugat) dan PT Sukarwali Nawa Putra (selaku Penggugat) melalui kuasa hukumnya sesuai Nomor Perkara : 21/Pdt/6/2014/PNKdl.

Aksi ratusan petani yang di dominasi kaum ibu-ibu itu, membuat arus lalu lintas di sepanjang jalan pantura Kendal menjadi tersendat. Sebab, poster yang dibentangkan para peserta aksi terlalu melebar ke jalan. Sehingga, mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian unit Sabhara Polres Kendal.
(lis)
Berita Terkait
Dianggap Merugikan,...
Dianggap Merugikan, Petani Siap Demo Penolakan RPP Kesehatan
Demo di Dompu NTB Ricuh,...
Demo di Dompu NTB Ricuh, Petani Jagung Minta Ditembak Polisi
Ratusan Petani Rempah...
Ratusan Petani Rempah di Halmahera Selatan Demo Tolak Izin Perusahaan Tambang Emas
Demo Petani Spanyol...
Demo Petani Spanyol Memblokir Jalan Raya antar Negara Uni Eropa
10 Bulan Puluhan Ribu...
10 Bulan Puluhan Ribu Petani India Kemah di Jalan Protes UU Pertanian
Unjuk Rasa Petani, Massa...
Unjuk Rasa Petani, Massa Tuntut Revisi Aturan Tentang Agraria
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
3 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
Trump Tuntut Ukraina...
Trump Tuntut Ukraina Bayar Kembali Rp8.184 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved