Gubernur Banten Kucurkan Rp181 M Perbaiki Jalan dan Jembatan Rusak
Minggu, 15 Maret 2015 - 04:14 WIB
Gubernur Banten Kucurkan Rp181 M Perbaiki Jalan dan Jembatan Rusak
A
A
A
SERANG - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten Rano Karno mengakui masih banyak jembatan gantung di Banten yang rusak karena termakan usia, terutama di wilayah Banten Selatan, yakni Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten lebak.
"Memang masih banyak jembatan di kita (Banten) rusak, cuma kita tahu problem itu memang harus kita entaskan, dan kita menyerahkan kepada pemkab masing-masing,” katanya, kepada wartawan, Sabtu (15/3/2015).
Pemeran si Doel dalam sinema si Doel Anak Sekolahan ini juga mengatakan, bahwa jembatan yang kini banyak mengalami kerusakan akibat tidak adanya perawatan, dan juga rapuh dimakan usia.
"Awalnya memang jembatan-jembatan itu dibangun atas biaya swadaya masyarakat, sehingga tidak dibangun secara permanen," jelasnya.
Untuk itu, lanjut Rano, Pemerintah Provinsi Banten menggelontorkan anggaran ke Pemerintah Kabupaten Lebak dalam membangun jalan Rp131 miliar, dan jembatan Rp15 miliar.
"Kita serahkan semuanya kepada mereka (Pemkab Lebak), karena mereka yang lebih tahu mana yang menjadi prioritas," ungkapnya.
Sebelumnya, jembatan gantung yang menghubungkan Desa Sindai, Kecamatan Sajira dengan Pasir Eurih, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, terputus saat dilintasi 46 siswa SD, dan satu pengendara motor.
Menengok lebih jauh, Kabupaten Lebak juga pernah menjadi perhatian dunia, karena foto jembatan Indiana Jones di Desa Sangiangtanjung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, pada tahun 2012 lalu.
"Memang masih banyak jembatan di kita (Banten) rusak, cuma kita tahu problem itu memang harus kita entaskan, dan kita menyerahkan kepada pemkab masing-masing,” katanya, kepada wartawan, Sabtu (15/3/2015).
Pemeran si Doel dalam sinema si Doel Anak Sekolahan ini juga mengatakan, bahwa jembatan yang kini banyak mengalami kerusakan akibat tidak adanya perawatan, dan juga rapuh dimakan usia.
"Awalnya memang jembatan-jembatan itu dibangun atas biaya swadaya masyarakat, sehingga tidak dibangun secara permanen," jelasnya.
Untuk itu, lanjut Rano, Pemerintah Provinsi Banten menggelontorkan anggaran ke Pemerintah Kabupaten Lebak dalam membangun jalan Rp131 miliar, dan jembatan Rp15 miliar.
"Kita serahkan semuanya kepada mereka (Pemkab Lebak), karena mereka yang lebih tahu mana yang menjadi prioritas," ungkapnya.
Sebelumnya, jembatan gantung yang menghubungkan Desa Sindai, Kecamatan Sajira dengan Pasir Eurih, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, terputus saat dilintasi 46 siswa SD, dan satu pengendara motor.
Menengok lebih jauh, Kabupaten Lebak juga pernah menjadi perhatian dunia, karena foto jembatan Indiana Jones di Desa Sangiangtanjung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, pada tahun 2012 lalu.
(san)