7 Curanmor Lintas Provinsi Diringkus, 5 di Antaranya Mahasiswa

Rabu, 11 Maret 2015 - 02:34 WIB
7 Curanmor Lintas Provinsi...
7 Curanmor Lintas Provinsi Diringkus, 5 di Antaranya Mahasiswa
A A A
MAKASSAR - Tujuh spesialis pelaku pencurian kendaraan bermotor lintas provinsi di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara dibekuk aparat Polsek Panakukkang. Tiga di antaranya sengaja ditembak, karena berusaha melarikan diri saat dilakukan pengembangan.

Lima dari tujuh orang itu diketahui sebagai mahasiswa, terdiri dari Ahmad Akbar, Dadang Ashari, Ahmad Fadly alias Aco, Solihin alias Toni, Asra Efendy. Sedang dua lainnya adalah pegawai swasta, yakni Aspil dan Abdul Karim alias Cadi.

"Dadang Ashari, Abdul Karim, dan Aspil, sengaja ditembak karena mencoba melarikan diri saat dilakukan pengembangan kasus," kata Kapolsekta Panakukkang Kompol Tri Hambodo, kepada wartawan, Selasa (10/3/2015).

Ditambahkan dia, penangkapan ketujuh pelaku berawal dari laporan korban Sandi, seorang sopir yang beralamatkan di Jalan Malino, Kabupaten Gowa, di Polsekta Panakukkang. Dia dianiaya oleh dua orang pelaku, yakni Aspil dan Abdul Karim.

"Keduanya lalu diamankan, dan setelah tasnya digeledah, ditemukan sebuah kunci letter T. Selanjutnya, dilakukan interogasi dan kedua pelaku mengaku sebagai sindikat curanmor antarprovinsi dan kabupaten," jelasnya.

Salah seorang pelaku mahasiswa, Dadang mengaku, dirinya terpaksa menjadi begal lantaran terdesak ekonomi dan membiayai kuliahnya. Motor yang dicuri dijual melalui transportasi laut, di Pelabuhan Bajoe dan jalur darat Siwa, Kabupaten Wajo.

"Motor dijual diatas Rp1 juta. Tergantung mereknya. Hasilnya kami bagi beberapa pelaku," kata Dadang.

Berdasarkan catatan kepolisian, kelima mahasiswa tukang begal ini telah beberapa kali melakukan aksinya dan menjual hasil rampokannya. Berikut catatan kriminal kelima mahasiswa:

1. Ahmad Akbar, mahasiswa 45 Fakultas Pendidikan, Semester 8 (5 unit motor sudah dijual di Makassar).
2. Dadang Ashari, mahasiswa UVRI Fakultas Teknik Pertambangan, Semester 8 (3 unit motor sudah dijual di Makassar).
3. Ahmad Fadly alias ACO, mahasiswa 45 Fakultas Sastra, Semester 8 (8 unit motor sudah dijual ke Kolaka Utara).
4. Solihin alias Toni, mahasiswa UVRI Fakultas Pertambangan Semester 8 (3 unit sudah dijual ke Palopo).
5. Asra Efendy, mahasiswa UVRI (7 unit dijual Kolaka Utara).
(san)
Berita Terkait
Curi Motor, 2 Bandit...
Curi Motor, 2 Bandit Berjimat Kebal Babak Belur Dikeroyok Massa
Bebas dari Penjara karena...
Bebas dari Penjara karena Corona, Pria Malah Curi Motor di Pasar
Polres Kobar Bekuk Komplotan...
Polres Kobar Bekuk Komplotan Pencuri Motor dan Penadah
Komplotan Pencuri Motor...
Komplotan Pencuri Motor saat Pandemi Corona Dibekuk Polisi
Ditinggal Ngetik Berita,...
Ditinggal Ngetik Berita, Motor Wartawan Digondol Maling
Penipu dengan Modus...
Penipu dengan Modus Beli Motor, Pria Gaek Diciduk Polisi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
2 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
2 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
3 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
3 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
5 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
6 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved