Gagal Masuk Polisi, Firman Bantai Pacar

Minggu, 08 Maret 2015 - 10:33 WIB
Gagal Masuk Polisi,...
Gagal Masuk Polisi, Firman Bantai Pacar
A A A
MEDAN - Diduga karena dendam setelah diusir dari rumah calon mertuanya, Firman Bahti Hasibuan, 21, warga Lubukpakam, nekat membacok dan memotong tangan pacarnya sendiri, Dina 17, hingga tewas, Sabtu (7/3).

Informasi yang dapat dikumpulkan KORAN SINDO MEDAN, pembunuhan itu terjadi sekitar pukul21.00WIB. Saat itu, rumah korban sedang sepi karena seluruh penghuni rumah, kecuali korban yang sedang menghadiri acara pesta di Binjai. Diduga, Firman nekat membunuh pacarnya karena dendam kepada keluarga korban.

Sebab, beberapa minggu dia sempat diusir oleh orang tua korban, karena sudah dua kali gagal masuk kepolisian. “Pelaku itu, pacarnya sendiri. Mungkin dendam sama keluarga korban. Jadi, pelaku dendam dan membunuh pacarnya sendiri. Apalagi, korban ini sudah kelas tiga SMK, cantik pulak. Cemburu bercampur dendam, jadinya nekat,” kata seorang warga sekitar.

Kepala Lingkungan (Kepling) III, Kelurahan Tembung, Kecamatan Medan Tembung, Zulkifli Tarigan mengatakan, pelaku sudah tinggal di rumah korban sejak enam bulan lalu. Meskipun diusir oleh keluarga korban, pelaku tidak mau pergi atas permintaan korban. “Menurut informasi yang saya dapat tadi dari warga, pelaku itu lebih dari tiga orang.

Tetapi, yang mengeksekusi korban hanya pacarnya itu. Sedangkan dua lagi, menunggu di luar rumah korban,” tutur Zulkifli. Kondisi korban sangat mengenaskan. Lehernya dibacok dan tangan kanannya hampir putus dipotong pakai parang. “Saat kejadian itu, di dalam rumah ada dua orang. Korban dan satu temannya wanita.

Jadi, kawannya itu trauma dan pingsan melihat korban dipotong, disayat, dan dibacok pelaku,” ujarnya. Setelah korban sekarat, kata Zulkifli, pelaku langsung melarikan diri bersama dua rekannya yang sudah menunggu di luar rumah korban. “Korban sempat menjerit sehingga warga pun berdatangan. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Rahayu, tetapi dalam perjalanan meninggal dunia,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Ronald FC Sipayung mengatakan, hingga saat ini, pihaknya masih melakukanpenyelidikanterkaitkasus tersebut. “Belum bisa kami simpulkan apa motifnya. Kamimasih memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti,”pungkasnya. Pantauan di lapangan, akibat kejadian itu ribuan warga dari berbagai penjuru Kota Medan datang berbondong-bondong ke rumah korban. Arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian macet total.

Frans marbun
(bhr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Soroti Kasus Penyiksaan...
Soroti Kasus Penyiksaan di Bandung, Wakil Ketua DPRD Jabar Gagas Siskamling Digital
6 menit yang lalu
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1,4 Km, PVMBG: Waspada Awan Panas dan Guguran Lava
1 jam yang lalu
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
10 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
10 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
10 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
11 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved