Ahok-DPRD Disindir, Hentikan Akrobat Politik
Sabtu, 07 Maret 2015 - 17:31 WIB
Ahok-DPRD Disindir, Hentikan Akrobat Politik
A
A
A
JAKARTA - Perseteruan antara Ahok dan DPRD soal APBD 2015 dinilai merugikan masyarakat. Keduanya diminta untuk dewasa dan menghentikan akrobatik politik ini.
"Keduanya (eksekutif dan legislatif) hentikan lah akrobat politik yang tidak beretika," ujar Yenny Sucipto Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi dan Anggaran (Fitra) dalam diskusi Ahok Polemik Sindo Trijaya berjudul Deadlock di Hotel DoubleTree by Hilton, Sabtu (7/3/2015).
Selain itu, lanjut Yenny, DPRD sesegera mungkin bisa mencabut hak angket yang tengah bergulir. "Kami harap DPRD cabut hak angket yang dipolitisasi. Tidak perlu ada hak angket," tegasnya.
Hak angket yang sedang digulirkan ini hanya membahas persoalan administrasi seperti penyelidikan soal RAPBD DKI dari Ahok ke Kemendagri.
"Ada persoalan yang lebih penting saat ini. Hal itu adalah soal APBD Jakarta yang masih jauh untuk dapat cair. Belum disahkannya APBD ini akan merugikan masyarakat karena pembangunan akan terhambat," tutupnya.
"Keduanya (eksekutif dan legislatif) hentikan lah akrobat politik yang tidak beretika," ujar Yenny Sucipto Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi dan Anggaran (Fitra) dalam diskusi Ahok Polemik Sindo Trijaya berjudul Deadlock di Hotel DoubleTree by Hilton, Sabtu (7/3/2015).
Selain itu, lanjut Yenny, DPRD sesegera mungkin bisa mencabut hak angket yang tengah bergulir. "Kami harap DPRD cabut hak angket yang dipolitisasi. Tidak perlu ada hak angket," tegasnya.
Hak angket yang sedang digulirkan ini hanya membahas persoalan administrasi seperti penyelidikan soal RAPBD DKI dari Ahok ke Kemendagri.
"Ada persoalan yang lebih penting saat ini. Hal itu adalah soal APBD Jakarta yang masih jauh untuk dapat cair. Belum disahkannya APBD ini akan merugikan masyarakat karena pembangunan akan terhambat," tutupnya.
(ysw)