Jalan Kemiri Masih Terlihat Kumuh

Kamis, 05 Maret 2015 - 10:13 WIB
Jalan Kemiri Masih Terlihat...
Jalan Kemiri Masih Terlihat Kumuh
A A A
MEDAN - Instruksi Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, kepada camat Medan Kota, lurah dan kepala lingkungan (kepling) untuk membersihkan dan mengeruk drainase Jalan Kemiri, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, sepertinya tidak diindahkan.

Sebab, sampah yang berserakan di jalan dan pemandangan kumuh masih terlihat di Jalan Kemiri dari arah Jalan Sisingamangaraja Medan, terutama di sekitar Pasar Kemiri, kemarin. Selain itu, masih banyak pedagang yang menutup drainase dengan papan. Drainase juga terlihat masih dangkal sehingga diyakini jika hujan deras, kawasan itu tetap banjir.

“Lihat saja banyak sampah di jalan, bahkan di tengah-tengah ada tumpukan sampah sehingga kendaraan tidak bisa melintas,” kata Rio, 43, warga yang melintas jalan ini kepada KORAN SINDO MEDAN, Kami (4/3).

Menurut dia, tidak ada pengerukan drainase dan perbaikan jalan di kawasan itu. Kalaupun ada tidak dikerjakan asal saja karena hingga saat ini tidak ada perbaikan yang memadai. “Saya lihat masih sama seperti sebelum Pak Wali datang meninjau kondisi ini. Tidak ada perbaikan yang memadai, mungkin Pak Wali perlu datang ke sini lagi,” ujarnya.

Terpisah, Camat Medan Kota, Syahrul Efendi Rambe, mengatakan, bersama kelurahan dan kepling sudah mengorek drainase di Jalan Kemiri. Bahkan, pembersihan sampah dari drainase agar kembali berfungsi normal akan dikerjakan secara berkelanjutan. “Kami sudah mengorek dan memperbaiki Jalan Kemiri. Ini sesuai perintah Pak Wali saat meninjau langsung ke lapangan,” katanya.

Mantan camat Medan Sunggal ini mengungkapkan, pengorekan drainase dilakukan mulai pukul 13.00 WIB, saat Pasar Kemiri sepi. Dia sangat mengharapkan agar permasalahan jalan dan drainase cepat terselesaikan. Sebab, sudah banyak warganya yang mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah dan penuh lubang serta paritnya dipenuhi sampah.

Bahkan, saat hujan deras turun Jalan Kemiri kerap terlihat seperti kubangan kerbau yang dipenuhi lumpur. Setelah kondisi drainase dan jalan diperbaiki, dia mengharapkan para pedagang kaki lima (PKL) dan warga menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Menurut dia, kebersihan lingkungan dan drainase tidak bisa menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi harus ada peran masyarakat, termasuk pedagang. Terlebih lagi banyak permukaan parit yang dibeton dan ditutupi papan. Sebelumnya pada Selasa (24/2) malam, wali kota Medan meninjau kondisi Jalan Kemiri.

Lantaran terlihat semrawut dan drainase tidak berfungsi, Eldin mengingatkan camat dan lurah terus melakukan pengawasan di wilayah tugasnya masing-masing agar bisa mengetahui apa yang terjadi. Selain terus memberikan sosialisasi kepada pedagang maupun warga sekitar agar tidak membuang sampah sembarang, camat dan lurah juga diminta melarang warga membeton pemukaan parit.

“Saya minta kepada camat dan lurah supaya dapat menjaga kebersihan wilayahnya, terutama saluran parit. Lalu, mengajak masyarakat maupun pedagang bergotong-royong secara rutin, minimal membersihkan parit yang ada di sepanjang jalan ini,” ujarnya.

Irwan siregar
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved