Medan Timur Gencarkan Penertiban PKL

Rabu, 04 Maret 2015 - 10:04 WIB
Medan Timur Gencarkan...
Medan Timur Gencarkan Penertiban PKL
A A A
MEDAN - Kecamatan Medan Timur mulai menggencarkan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di wilayahnya yang menimbulkan kemacetan lalu lintas karena berjualan di badan jalan.

Penertiban ini juga mengatasi kesemrawutan yang menjadi pemandangan sehari-hari. “Untuk memperindah Kota Medan, kami sangat berharap para PKL tidak berjualan dibadan jalan. Kami menertibkan PKL yang berjualan di badan Jalan Cemara karena sudah mengakibatkan kawasan tersebut sering macet,” ungkap Camat Medan Timur, Parulian Pasaribu, kepada KORAN SINDO MEDAN, kemarin.

Penertiban dilakukan Kecamatan Medan Timur bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan dengan melibatkan kelurahan dan kepala lingkungan (kepling). Lebih lanjut, dia mengatakan, penertiban sesuai program Pemerintah Kota (Pemko) Medan, yakni Berhias atau bersih, hijau, asri, dan sehat.

Pedagang yang berjualan di badan jalan dan menyebabkan kemacetan sudah melanggar peraturan daerah (perda) yang berlaku. Dia mengajak para pedagang berjualan sesuai aturan tanpa mengganggu pengguna jalan. Penertiban dan penataan PKL dilakukan berdasarkan banyak keluhan masyarakat.

“Kami sama sekali tidak melarang masyarakat berjualan, tetapi jangan sampai mengganggu hak atau aktivitas warga lain. Dengan berdagang tentu akan membantu perekonomian warga. Selaku camat akan merasa senang jika warga kita sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Medan Timur, Asmuddin Nasution, mengatakan, penertiban akan dilakukan jika kesemrawutan telah terjadi. Apalagi target Pemko Medan mendapatkan penghargaan Adipura pada tahun ini, sehingga sudah seharusnya warga turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan.

Terkait penertiban di Jalan Cemara, para PKL tidak banyak melakukan perlawanan. Menurut dia, hal itu disebabkan pedagang mengerti bahwa mereka berjualan sudah melanggar aturan yang berlaku. Asmuddin menegaskan, pascapenertiban PKL, ada dua pedagang yang meminta berjualan tanpa menggunakan badan jalan. Bahkan, mereka berjanji akan membuat kawasan tersebut semakin ditata sehingga tidak terlihat semrawut, seperti sebelum dilakukan penertiban.

“Ini masih berkoordinasi. Mereka datang dengan niat baik, maka kami dari kecamatan menyambutnya dengan baik pula. Kami berharap pedagang tetap mengikuti aturan,” katanya.

Irwan siregar
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
1 jam yang lalu
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
3 jam yang lalu
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
3 jam yang lalu
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
3 jam yang lalu
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
5 jam yang lalu
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
6 jam yang lalu
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved