Wabup Marah Hutan 600 Hektare Rusak

Senin, 02 Maret 2015 - 11:09 WIB
Wabup Marah Hutan 600...
Wabup Marah Hutan 600 Hektare Rusak
A A A
GARUT - Lahan hutan seluas 600 hektare (ha) di kawasan Gunung Cipicung, Desa Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, rusak akibat pembalakan liar.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan, kerusakan parah kawasan hutan yang berbatasan Desa Girimukti, Kecamatan Cikelet, ini tidak bisa ditoleransi. “Kami akan lakukan koordinasi dengan seluruh pihak termasuk TNI dan Polri untuk menangani kejadian ini. Sebab kalau hanya pemerintah daerah saja akan sangat sulit,” kata Helmi kemarin.

Diketahuinya lahan hutan rusak itu setelah unsur Muspida Kabupaten Garut melakukan inspeksi beberapa waktu lalu. Dia meminta agar masyarakat yang melakukan aktivitas pembalakan liar di kawasan itu untuk segera berhenti.

“Apa yang mereka pikirkan saat menghancurkan hutan ini? Apakah mereka tidak memikirkan masa depan, akibat hutan rusak? Apakah diingatkannya nanti oleh datangnya bencana atau bagaimana?”tanyanya. Dia menjelaskan, masyarakat sendiri akan menanggung akibat dari rusaknya fungsi hutan ini.

Sejumlah bencana dia sebut dapat terjadi bila hutan dibabat habis. “Cadangan air bisa hilang dengan rusaknya hutan. Belum lagi dampak kekeringan, banjir ban dang dan sebagainya. Masyarakat kita kan masyarakat pertanian, pertanian butuh air, air datangnya dari hutan. Kalau begini, pembangunan tidak akan berdampak positif jika banyak bencana nanti,” ujarnya.

Wabup menilai apa yang terjadi pada hutan ini sebagai bagian dari rusaknya moral. Menurutnya, selain menyampaikan larangan, pemerintah juga saat ini berkewajibat untuk menyadarkan masyarakat untuk melindungi hutan.

“Kami juga akan melakukan langkah dengan dinas terkait untuk mencari solusi,” katanya. Sementara itu, Dandim 0611 Garut Letkol Infanteri Bungkus Hadi Suseno mengatakan, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi pembalakan liar tersebut.

Sejumlah barang bukti tersebut didapat setelah pihak TNI melakukan penggerebekan beberapa waktu lalu. “Kami sudah amankan barang bukti berupa gergaji mesin, satu jerigen bensi, satu batang pohon pinus yang baru saja ditemukan, dan lainnya. Cuma sayang, pelaku tidak tertangkap karena melarikan diri saat penggerebekan,” tandasnya.

Fani ferdiansyah
(bhr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
11 menit yang lalu
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
22 menit yang lalu
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
1 jam yang lalu
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
2 jam yang lalu
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
3 jam yang lalu
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
3 jam yang lalu
Infografis
Kapal Selam Nuklir AS...
Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan, Korea Utara Marah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved