Diteriaki Begal, Penjahat Jalanan Ini Menangis Dikeroyok Massa
Minggu, 01 Maret 2015 - 13:04 WIB
Diteriaki Begal, Penjahat Jalanan Ini Menangis Dikeroyok Massa
A
A
A
JAKARTA - Seorang ibu rumah tangga yang menjadi korban penodongan di pertigaan Volvo, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, berteriak begal ke arah penodongnya. Teriakan ini ternyata ampuh, satu dari dua pelaku penodongan dibekuk warga dan nyaris saja dibakar massa.
Pedagang aksesoru motor Hamdan (31) mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB tadi pagi. Warga, kata dia, tiba-tiba dikejutkan dengan teriakan seorang ibu yang meminta pertolongan karena ditodong dua lelaki.
"Korban itu teriakan begal, pelaku yang naik motor panik dan dikejar warga," kata Hamdan di lokasi kejadian, Minggu (1/3/2015). Menurut Hamdan, seorang pelaku terjatuh dari sepeda motornya karena panik dikejar massa.
Geram dengan aksi pelaku, warga pun menghakiminya hingga babak belur dan pelaku sempat menangis meminta ampun."Tadi si pelaku itu mau dibakar massa. Tapi beruntung ada polisi patroli yang lewat," ujarnya.
Pjs Kapolsek Pasar Minggu AKP Agus Prayitno mengatakan, pelaku memang hendak menodong korban di pertigaan Volvo tersebut."Pelaku ditangkap massa, karena korban berteriak begal," ucapnya.
Pedagang aksesoru motor Hamdan (31) mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB tadi pagi. Warga, kata dia, tiba-tiba dikejutkan dengan teriakan seorang ibu yang meminta pertolongan karena ditodong dua lelaki.
"Korban itu teriakan begal, pelaku yang naik motor panik dan dikejar warga," kata Hamdan di lokasi kejadian, Minggu (1/3/2015). Menurut Hamdan, seorang pelaku terjatuh dari sepeda motornya karena panik dikejar massa.
Geram dengan aksi pelaku, warga pun menghakiminya hingga babak belur dan pelaku sempat menangis meminta ampun."Tadi si pelaku itu mau dibakar massa. Tapi beruntung ada polisi patroli yang lewat," ujarnya.
Pjs Kapolsek Pasar Minggu AKP Agus Prayitno mengatakan, pelaku memang hendak menodong korban di pertigaan Volvo tersebut."Pelaku ditangkap massa, karena korban berteriak begal," ucapnya.
(whb)