Ahli Waris Korban Kecelakaan Gugat Wali Kota Bekasi

Jum'at, 27 Februari 2015 - 01:54 WIB
Ahli Waris Korban Kecelakaan...
Ahli Waris Korban Kecelakaan Gugat Wali Kota Bekasi
A A A
BEKASI - Ahli waris korban kecelakaan akibat jalan rusak di Jalan Raya Siliwangi, Kota Bekasi, mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Bekasi. Gugatan itu didaftarkan ahli waris bersama LBH Jakarta.

Kepada KORAN SINDO, Pengacara Publik LBH Jakarta Nelson Nikodemus Simamora mengatakan, pendaftaran gugatan itu dilakukan pihaknya Kamis (26/2/2015) siang.

Ahli waris tersebut menggugat Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan serta Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Sopandi Budiman dan Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat.

Sementara, materi gugatan adalah perbuatan melawan hukum karena tidak melakukan pemeliharaan jalan dan pemasangan rambu jalan rusak. Sehingga, diduga membiarkan terjadinya kematian akibat jalan rusak.

Akibatnya, Ponti Kadron Nainggolan, mengalami kecelakaan lalu lintas hingga tewas karena roda sepeda motor masuk ke lubang jalan rusak pada 8 Februari 2014 di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bantar Gebang.

Nelson menambahkan, gugatan kepada Gubernur dan Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat karena tidak melakukan perbaikan. Sedangkan, gugatan kepada Wali Kota Bekasi dan Kepala Dinas Perhubungan karena tak memasang rambu peringatan adanya jalan rusak.

Padahal, kata dia, sesuai dengan Pasal 24 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 31 Peraturan Pemerintah 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, hal di atas harus dilakukan.

"Kami mengajukan gugatan sesuai Pasal 238 UU LLAJ karena penyebab kecelakaan ini para tergugat," ungkapnya.

Dalam isi gugatannya, meminta para tergugat memberi ganti rugi secara materiil dan immateriil kepada ahli waris sebesar Rp809 juta.

Selain itu, lanjut dia, tergugat harus melakukan perbaikan Jalan Raya Siliwangi serta memasang rambu jalan rusak. Selain itu meminta maaf kepada penggugat melalui media massa cetak atau elektronik selama tiga hari berturut-turut.

Nelson mengaku, pihaknya mendasarkan gugatan itu pada yurisprudensi putusan Mahkamah Agung tahun 1988 dan Mahkamah Agung Belanda tahun 1942 yang menghukum pemerintah dalam kasus jalan rusak tersebut.

Ahli waris penggugat, Sulastri Maeda Yoppy mengatakan, akibat jalan rusak itu, kendaraannya keluar jalur berlawanan dan bertabrakan dengan truk dan orangtuanya mengalami luka parah di bagian kepala tak sadarkan diri.

Meski dibawa ke Rumah Sakit Thamrin, Cileungsi, nyawa orangtuanya tidak tertolong. "Saya menggugat karena mereka lalai dalam menyelenggarakan pelayanan masyarakat hingga menewaskan orangtua saya akibat jalan rusak," tegasnya.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku prihatin dengan kejadian itu. Secara institusi, pihaknya siap menghadapi gugatan. Namun, fasilitas publik yang disediakan untuk masyarakat dibangun dengan memperhatikan aspek kenyamanan dan keamanan.

Menurutnya, pihaknya telah memberitahukan jauh hari sebelum musim hujan kepada kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat melalui Gubernur. Karena kewenangan tersebut adalah jalan provinsi. "Kita sudah melakukan yang terbaik untuk masyarakat," tegasnya.
(zik)
Berita Terkait
Tak Kunjung Diperbaiki,...
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Poros Antang Kian Memprihatinkan
Mirip Kubangan Kerbau,...
Mirip Kubangan Kerbau, Jalan Tani Raya Pringsewu Dikeluhkan Warga
Tak Kunjung Diperbaiki,...
Tak Kunjung Diperbaiki, Ruas Jalan Wajo-Bone Terancam Terputus
Curah Hujan Tinggi,...
Curah Hujan Tinggi, Jalan Pematangsiantar Menuju Tapanuli Terancam Amblas
Warga Keluhkan Jalan...
Warga Keluhkan Jalan Penghubung Dua Desa di Lutra yang Rusak Parah
Usai Digenangi Banjir,...
Usai Digenangi Banjir, Jalan Trans Provinsi di Wajo Rusak Parah
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
49 menit yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
1 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
2 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
3 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
3 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
4 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved