Polisi Sita Dua Bilah Celurit Milik Pelaku Pembantaian di Surabaya
Kamis, 26 Februari 2015 - 12:59 WIB
Polisi Sita Dua Bilah Celurit Milik Pelaku Pembantaian di Surabaya
A
A
A
SURABAYA - Polisi menyita dua bilah celurit milik pelaku yang diduga digunakan untuk membantai Timbul, Didik Harianto dan Noven warga Jalan Jemurwonosari, Gang Lebar, Wonocolo, Surabaya. Dua bilah celurit tersebut ditemukan di lokasi saat polisi melakukan olah TKP.
Kapolsek Wonocolo Kompol Naufil Hartono mengatakan, celurit tersebut ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian.
"Dua bilah celurit sidah disita dari lokasi kejadian. Saat ini masih dilakukan pendalaman," kata Naufil saat dikonfirmasi, Kamis (26/2/2015).
Naufil menjelaskan, polisi akan mempelajari sidik jari yang ada di dalam celurit tersebut. Hingga saat ini pihak kepolisian masih mengejar empat pelaku, dua diantaranya adalah Azis dan Hasan.
Naufil juga menyebut, pasca tragedi pembantaian itu, polisi masih memeriksa dua orang saksi yakni istri dan adik Timbul.
"Baru dua saksi yang diperiksa. Tim dari Polrestabes sedang melakukan pengejaran pelaku," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu malam warga di Jalan Jemurwonosari Gang Lebar, Wonocolo, Surabaya mendadak gempar. Pasalnya, empat warganya menjadi korban pembantaian empat orang bersejatakan celurit.
Kapolsek Wonocolo Kompol Naufil Hartono mengatakan, celurit tersebut ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian.
"Dua bilah celurit sidah disita dari lokasi kejadian. Saat ini masih dilakukan pendalaman," kata Naufil saat dikonfirmasi, Kamis (26/2/2015).
Naufil menjelaskan, polisi akan mempelajari sidik jari yang ada di dalam celurit tersebut. Hingga saat ini pihak kepolisian masih mengejar empat pelaku, dua diantaranya adalah Azis dan Hasan.
Naufil juga menyebut, pasca tragedi pembantaian itu, polisi masih memeriksa dua orang saksi yakni istri dan adik Timbul.
"Baru dua saksi yang diperiksa. Tim dari Polrestabes sedang melakukan pengejaran pelaku," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu malam warga di Jalan Jemurwonosari Gang Lebar, Wonocolo, Surabaya mendadak gempar. Pasalnya, empat warganya menjadi korban pembantaian empat orang bersejatakan celurit.
(sms)