Sampri vs Pikap,1 Tewas 7 Luka

Kamis, 26 Februari 2015 - 12:20 WIB
Sampri vs Pikap,1 Tewas...
Sampri vs Pikap,1 Tewas 7 Luka
A A A
SIDIKALANG - Kecelakaan maut kembali terjadi di Kabupaten Dairi. Setelah minibus masuk jurang hingga empat penumpangnya tewas, giliran minibus Sampri terlibat laga kambing dengan mobil pikap di Jalan lintas Lae Pondom, kemarin.

Sopir pikap tewas di tempat dan tujuh orang lainnya lukaluka. Tabrakan antara minibus Sampri BK1643QS dengan mobil Daihatsu Grand Max pikap warna hitam BK 9490 SH terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Adapun sopir pikap yang tewas bernama Henri Silalahi, 30, warga Desa Kaban Tengah, Kecamatan STTU Jehe Pak pak Bharat. Sementara dua rekannya, Jeky Manik, 21; dan Janry Manik, masing-masing warga Sibande mengalami luka berat dan luka ringan.

Sementara pengemudi minibus Sampri, Hendra Paulus Sitanggang, warga Desa Sitinjo 2, Kabupaten Dairi; bersama empat penumpangnya, yakni Wulan Simbolon, 19; Kristina Simbolon; Tumpulan Simalango, 58; dan Perjuangan Naibaho, 62; masing-masing warga Pangururan Kabupaten Samosir, juga mengalami luka serius.

Hingga kemarin, seluruhnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Sidikalang Dairi. Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Kepolisian Resor (Kapolres) Dairi Ajun Komisaris Polisi (AKP) SP Anakampun mengatakan, minibus Sampri trayek Pangururan-Medan datang dari arah Sidikalang menuju Medan. Sementara mobil pikap yang mengangkut roti, datang dari arah berlawanan.

“Kami belum dapat mengambil keterangan dari korban terkait kronologi kejadian. Tapi untuk sementara, melihat lokasi tabrakan merupakan jalan lurus dan posisi kedua kendaraan berada di sebelah kanan jalan dari arah Sidikalang. Minibus Sampri berupaya mendahului kendaraan lain dan tidak memperhatikan mobil pikap yang datang dari arah berlawanan sehingga tabrakan tidak dapat dielakkan,” katanya.

Menurut informasi dari sejumlah warga Simpang Silalahi Lae Pondom, yang berjarak lebih kurang 500 meter dari tempat kejadian perkara (TKP), pada saat kejadian, kondisi cuaca berkabut. Sementara dalam kecelakaan maut sebelumnya, mobil Toyota Avanza BK 1891 IT terjun bebas ke dasar jurang Jembatan Lombang Aek Nabagas Simallopuk, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sabtu (21/2) dini hari.

Akibat kejadian nahas itu, empat orang meninggal. Keempatnya pasangan Ventje William Rondonuwu, 62; dan Ratna T Marbun, 62, serta anaknya, Jansen Rondonuwu, 14. Ketiganya diketahui warga Menteng, Jakarta Pusat. Sementara satu korban lainnya merupakan sopir bernama Kefler Simanullang, 45, warga Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumut. Korban tewas di tempat kejadian perkara dengan kondisi terjepit di mobil.


Anny gurning
(bbg)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
4 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
6 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
7 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
7 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
8 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
9 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved