Tetapkan Dua Skema

Kamis, 26 Februari 2015 - 11:33 WIB
Tetapkan Dua Skema
Tetapkan Dua Skema
A A A
PALEMBANG - Tim pelatih Sriwijaya FC (SFC) telah menetapkan dua skema pilihan yang bakal diterapkan pada Indonesia Super League (ISL) edisi 2015. Bisa menggunakan 4-2-3-1 atau 4-4-2, tergantung kondisi dan siapa lawan yang dihadapi Laskar Wong Kito.

Jika merujuk pada dua formasi tersebut, bisa jadi skema 4-2-3-1 akan diterapkan sang nakhoda untuk laga tandang. Karena tren pola seperti itu biasa dipakai timtim lain ketika menghadapi tim tuan rumah. Dengan menempatkan lima pemain di sektor gelandang dan mengoptimalkan satu striker, pola 4-2-3-1 cukup efektif.

Kalau untuk skema 4-4-2, sudah jelas SFC bakal tampil menyerang total dengan menggunakan dua striker. Pola ini mungkin akan diterapkan coach Benny “Bendol” Dollo, saat Ferdinand Sinaga dkk bermain di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring. Nah,jika melihat komposisi SFC saat ini yang bermaterikan pemain yang punya kecepatan seperti ini, bukan tidak mungkin Bendol akan memakai dua pola itu dalam satu pertandingan.

Asisten Pelatih SFC Hartono Ruslan menuturkan, formasi 4-2-3- 1 hampir sama dengan pola permainan SFC di era kepelatihan Kas Hartadi musim 2011-2012. Kemudian jika memakai formasi tersebut, Goran Ljubojevic menjadi tumpuhan untuk mendulang gol. Kalau formasi 4-4-2, pelatih akan menarik duo kapten SFC Titus “Tibo” Bonai dan Ferdinand Sinaga.

Kemungkinan lini depan bisa dipasang Patrich Wanggai dan Goran Ljubojevic. “Pada formasi ini, kita akan memplot empat penyerang secara langsung. Tetapi proyeksi gol berada di duet Goran dan Wanggai,” ungkapnya. Secara umum, Hartono menjelaskan, kondisi tim terus melakukan pematangan. Demi memperlihatkan progres jajaran pelatih tentunya ingin melihatnya di laga uji coba nanti.

“Tentunya kami membutuhkan laga uji coba untuk kematangan tim. Karena kita akan menggelar turnamen piala gubernur di sini. Jadi, kita memfokuskan laga tersebut dan tur keluar kembali dibatalkan,” pungkasnya. Namun ketika latihan sore kemarin, Bendol belum terlihat memberi menu strategi pada anak asuhnya, melainkan lebih kepada teknik organisasi. Selain itu gerakan reflek tiga penjaga gawang, Dian Agus, Yogi Priatna, dan Teja Paku Alam pun terus digenjot.

Muhammad moeslim
(bhr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
48 menit yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
1 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 jam yang lalu
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved