Mengerikan.. Obat Fogging Sebabkan Keguguran Ibu Hamil

Kamis, 26 Februari 2015 - 00:26 WIB
Mengerikan.. Obat Fogging...
Mengerikan.. Obat Fogging Sebabkan Keguguran Ibu Hamil
A A A
SURABAYA - Pengasapan nyamuk atau biasa disebut fogging ternyata membawa dampak yang sangat buruk bagi kesehatan masyarakat. Kandungan insektisida pada fogging bahkan bisa berakibat keguguran bagi ibu hamil atau abortus.

Hal itu diungkapkan Pengajar dan Peneliti di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Dr Tr Yunis Miko Wahyono saat seminar kesehatan bertema Langkah Pencegahan Demam Berdarah Paling Efektif, di Hotel Ibis Surabaya.

Menurutnya, pencegahan wabah nyamuk demam berdarah dengan cara fogging, selain menelan banyak biaya, juga tidak baik bagi kesehatan. Terlebih, di Indonesia ini belum ada regulasi yang mengatur fogging untuk masyarakat.

"Fogging menggunakan insektisida malation bBisa menyebabkan abortus pada ibu hamil, dan juga menimbulkan kerusakkan pada ginjal dan hati," kata Tri Yunis, di Jalan Basuki Rahmat, Rabu (25/2/2015).

Dijelaskan dia, akibat tidak adanya regulasi itu adalah banyaknya penyedia jasa fogging yang dikomersilkan. Belum lagi ulah-ulah oknum yang melakukan fogging hanya mengeruk keuntungan saja, dan mengabaikan kesehatan masyarakat.

"Ada beberapa kasus, seperti penyemprotan nyamuk dengan menggunakan campuran solar. Memang terlihat asapnya banyak, namun nyamuk tidak mati," jelas pria berkacamata ini.

Lebih jauh, Tri Yunis menjelaskan, dalam hasil studi ekologi tahun 2013 yang melibatkan 20.902 sampel, dari 265 Kabupaten/Kota se-Indonesia, disebutkan bahwa penggunaan obat nyamuk lebih berhasil menurunkan angka demam berdarah.

"Personal protection memberikan efek penurunan angka demam berdarah dibanding dengan fogging. Bagi masyarakat, obat nyamuk yang paling banyak disukai adalah lotion, karena selain harganya terjangkau juga mudah untuk mendapatkannya," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Cegah DBD, Enesis Group...
Cegah DBD, Enesis Group Lakukan Edukasi di Jawa Tengah
Peran Masyarakat dalam...
Peran Masyarakat dalam Perlindungan Keluarga dari Ancaman DBD
Takeda dan Alodokter...
Takeda dan Alodokter Berkolaborasi Melawan DBD di Indonesia
Angkak dan Sari Kurma...
Angkak dan Sari Kurma Bantu Trombosit Pasien DBD Naik? Ini Faktanya!
Saat Pendemi Covid-19,...
Saat Pendemi Covid-19, Ratusan Anak di Blitar Terserang DBD
Kolaborasi Kemenkes...
Kolaborasi Kemenkes dan Takeda Edukasi Pencegahan Dini untuk Tangkal DBD
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
27 menit yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
1 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
2 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
9 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
10 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
12 jam yang lalu
Infografis
Rusia Sekarang Dapat...
Rusia Sekarang Dapat Menyerang 3 Ibu Kota Sekutu NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved