Warga Bandung Diliburkan

Rabu, 25 Februari 2015 - 12:12 WIB
Warga Bandung Diliburkan
Warga Bandung Diliburkan
A A A
BANDUNG - Pemkot Bandung berencana meliburkan aktivitas warga pada puncak peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 pada 24 April mendatang. Langkah tersebut demi menjaga keamanan, saat acara berlangsung. Pada puncak peringatakan KAA itu, sebanyak 109 kepala negara direncanakan hadir ke Gedung KAA yang terletak di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

Momen tersebut di pastikan akan menjadi sorotan dunia inter nasional. “24 (April) rencananya Pemkot Bandung akan meliburkan warga selama satu hari. Walaupun yang libur ini belum ada list kepastian siapa-siapanya. Tapi kemungkinan para pelajar dan pekerja kantor,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung Aos W Bintang, di Balai Kota Bandung, kemarin.

Rencana meliburkan aktivitas warga pada peringatan KAA 24 April mendatang, merupakan usulan dari Presiden Joko Widodo. Saat itu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bertemu dengan presiden dan membahas hal tersebut. Namun belum dipastikan siapa-siapa saja yang diliburkan.

“Libur lagi diupayakan, karena itu instruksi dari pusat. Sehingga warga melakukan program di wilayah (masing-masing) dan di Kota Bandung pada Jumat (24/2) diliburkan,” ucap Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Pria yang akrab disapa Emil, akan menyiapkan keamanan super ketat selama perayaan berlangsung.

Selain anggota TNI dan kepolisian, ada ribuan relawan yang akan dilibatkan menjaga keamanan selama acara. “Tim keamanan juga akan di bantu kelompok-kelompok warga. Terus sudah ada 24 ormas yang tergabung dalam Forum Jaga Lembur, yang akan ikut membantu keamanan.

Mereka nanti dibawah koordinasi Dandim (Komandan Kodim),” ucapnya Pria yang akrab disapa Emil menuturkan, saat ini sudah ada ribuan relawan yang akan ikut terlibat dalam peringatan KAA. Totalnya sudah mencapai 7.000 relawan. “Jadi ada dukungan warga.

Yang sudah terdaftar relawan untuk LO (liaison officer) sekitar 3.000 dan 4.000 relawan yang masih menunggu perannya apa. Dalam dua hari ini akan di distribusikan,” katanya. Emil juga mengungkapkan, keamanan dalam rangkaian peringatan peringatan KAA akan benar-benar maksimal.

Total petugas keamanan yang akan diterjunkan diperkirakan mencapai 10.000 orang. Terdiri dari warga dan aparat TNI dan Polri. “Feeling saya sampai 10.000 personel. Gabungan dari TNI, keamanan dan masyarakat,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung terus melakukan persiapan untuk menyambut peringatan ke-60 KAA pada 24 April mendatang. Sejumlah proyek pembangunan dan perbaikan infrastruktur tanpa prosedur lelang akan dimulai 1 Maret.

Mochamad solehudin
(bhr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
1 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
1 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
2 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
2 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
3 jam yang lalu
Bantargebang Hanya Terima...
Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu, 146 Pasar Dilengkapi Tempat Sampah Pilah
4 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved