Perpaduan Corak Jawa dan Eropa

Rabu, 25 Februari 2015 - 12:10 WIB
Perpaduan Corak Jawa...
Perpaduan Corak Jawa dan Eropa
A A A
BANDUNG - Film yang dibintangi Didi Petet ini menghambil latar seluruhnya di Bandung. Saat ini, bukan hal sulit menemukan bangunan masjid dengan gaya arsitektur yang sangat indah dan megah. Tapi bagaimana ketika masjid indah nan megah itu pernah ada di Bandung, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Ya, keindahan masjid yang memiliki seni arsitektur yang indah itu, ternyata tidak hanya ada pada era sekarang ini saja.

Saat Indonesia belum merdeka pun, sudah ada masjid yang memiliki arsiterktur yang sangat menawan, yaitu Masjid Besar Cipaganti. Masjid ini terletak di Jalan Cipaganti, No 85, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung.

Masjid ini adalah salah satu contoh dari eloknya bangunan masjid pada masa lalu yang hingga saat ini masih berdiri dengan kokohnya. Jika dirunut, keindahan bangunan masjid yang semula bernama Masjid Kaum Cipaganti itu, adalah sesuatu yang wajar. Masjid itu merupakan salah satu contoh bangunan yang diarsiteki oleh CP Kemal Wolff Schoemmaker dan dibangun pada 1933 silam.

Campuran corak antara Jawa dan Eropa, adalah salah satu sudut yang membuat masjid itu begitu menawan. Corak Jawa pada masjid itu terlihat dari penggunaan atap tajug tumpang dua. Sementara corak Eropa, terlihat dari pemakaian kuda-kuda segi tiga yang berfungsi untuk penyangga atap. Hingga saat ini, masjid tersebut memang sudah masuk kategori bangunan tua.

Namun, bukan berarti sudah tidak ada lagi sisa-sia tempo dulu di masjid itu. Selain di bagian atas, warisan tempo dulu juga bisa dilihat di bagian dalam masjid. Seperti lampu gantung dan 12 tiang yang menjadi penyangga di bagian tengah masjid, persis di belakang tempat imam.

“Awalnya, bangunan masjid ini memiliki luas 10x15 meter persegi. Setelah dilakukan renovasi pada 1965, kini luasnya menjadi 15x50 meter persegi,” kata Humas DKM Masjid Besar Cipaganti, Bukhori. Nah, bagi Anda yang ingin merasakan suasana berbeda, beribadah di masjid yang yang memiliki arsitektur level atas pada masa lalu itu, Masjid Besar Cipaganti adalah jawabannya.

Di sana, selain menunaikan kewajiban sebagai muslim, Anda pun akan diajak untuk belajar sejarah arsitektur di tatar Sunda pada masa puluhan tahun silam, sebelum Bung Karno memproklamasikan kemerdekaan RI.

Inin Nastain
(bhr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
7 menit yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
1 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
1 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
2 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
2 jam yang lalu
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved